Februari, Penyaluran Mantra Tubaba Ditargetkan Rampung

27

Radartuba.com, TUBABA-Penyaluran bantuan langsung non tunai Program Maju dan Sejahtera Kabupaten Tulang Bawang (Mantra Tubaba) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditargetkan rampung pada Februari mendatang. Saat ini, 3 (tiga) bank penyalur yang ditunjuk Pemkab Tubaba sudah memberikan pelayanan pencairan bantuan tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Tubaba, M. Yusuf, SH, saat penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Tumijajar, pekan lalu.”Proses sudah dimulai sejak akhir 2019 dan sampai saat ini sudah sekitar 50 persen yang tersalurkan. Ada tiga bank yang menjadi penyalur, yakni Bank Lampung, BNI, dan BPRS Tani. Kita targetkan Februari selesai,”jelasnya kepada Radar Tuba.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, lanjutnya, setiap bank yang telah ditunjuk tersebut bertanggung jawab sesuai wilayah yang telah ditetapkan. Untuk Bank Lampung khusus melayani pencairan di 6 kecamatan wilayah seberang, Bank BNI di wilayah Kecamatan Tumijajar dan Tulang Bawang Udik, sementara BPRS Tani hanya melayani para penerima di Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
“Setelah dilakukan verval (verifikasi dan validasi), jumlah KPM Mantra Tubaba ada sebanyak 13.102 dari target sebanyak 13.250 berdasarkan BDT (Basis Data Terpadu) Kementerian Sosial RI. Penyalurannya, 6.006 KK melalui Bank Lampung, 3.396 KK melalui Bank BNI, sedangkan BPRS Tani akan menyalurkan bantuan untuk 3.700 KK,”terangnya.
Pihaknya berharap, apa yang menjadi harapan dan tujuan digulirkannya program tersebut dapat tercapai. Untuk itu, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masing-masing KPM.”Paling tidak dapat membantu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan. Dan perlu diketahui, program ini akan kembali digulirkan di tahun 2020 ini,”tukasnya.
Diketahui, Program Mantra Tubaba merupakan skema perlindungan dan jaminan sosial dalam rangka penanggulangan kemiskinan berupa bantuan langsung non tunai yang ditujukan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) yang belum terakomodir oleh program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp500 ribu. (ded)