Sungguh Biadab!!! Diperkosa, Dibunuh, dan Dikubur

141

Radartuba.com, GUNUNGAGUNG-Biadab!!!Mungkin itu kata yang pantas disandang oleh pelaku pembunuhan terhadap MS (27), seorang ibu rumah tangga, warga RT 4 Tiyuh Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Tragedi berdarah itu terjadi, Selasa (7/1/2019) dini hari. Informasi yang didapat radartuba.com, korban diduga diperkosa sebelum dianiaya hingga tewas. Lalu dengan tega, para pelaku juga mengubur jasad korban di areal perkebunan karet di tiyuh setempat.

Informasi dan keterangan yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber, pelaku diketahui berjumlah 2 (dua) orang dan merupakan tetangga korban. Mereka adalah TR (31) dan SY (37). Terungkapnya kedua pelaku ini hasil dari keterangan di lapangan dan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Hanya selang beberapa jam pasca kejadian, kedua pelaku yang tak lain adalah teman dari suami korban pun akhirnya berhasil diringkus dan kini diamankan di Mapolsek Gunung Agung. Diketahui, korban tinggal bersama kedua anaknya, sedangkan suaminya bekerja di Jakarta.

Terungkapnya peristiwa ini berawal dari kebakaran yang terjadi di dapur rumah korban. Saat itu, sekitar pukul 04.30 WIB, salah satu anak korban yang melihat kobaran api langsung memberitahu kakeknya, Mulyono (66), yang tak lain adalah mertua dari korban. Mendengar kabar tersebut, seketika itu juga Mulyono bersama dengan Samiyah (54) mendatangi rumah korban dan setibanya di rumah tersebut mereka langsung berusaha memadamkan api agar tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.

Setelah padam, mereka mengecek bagian rumah lainnya dan seketika kaget karena didapati banyak bercak darah di kasur dan kondisi ruangan pun berantakan. Di rumah itu, mereka hanya mendapati anak korban yang masih balita. Sedangkan ibunya, MS (korban) tidak ada. Khawatir telah terjadi sesuatu terhadap MS, mereka pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Gunung Agung. Setelah mendapat laporan warganya, anggota kepolisian langsung terjun ke TKP dan bersama warga juga berupaya mencari keberadaan korban.

BACA JUGA:  "Kajian Inovasi Pelayanan Publik" Menjadi Judul Disertasi Winarti Menuju S3

Baru sekitar pukul 8.30 WIB, warga bersama anggota kepolisian mendapati bahwa korban di kubur di sekitar perkebunan karet di tiyuh setempat, berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban. Lalu sekitar pukul 9.30 WIB, anggota Polsek Gunung Agung dan Puskesmas Suka Jaya, bersama sejumlah warga melakukan penggalian. Benar saja, jasad korban ditemukan di lubang sedalam kurang lebih 1 meter tersebut dalam kondisi tanpa busana. Oleh pihak kepolisian, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Suka Jaya menggunakan mobil patroli guna dilakukan pemeriksaan.

Kepada wartawan, Kapolsek Gunung Agung AKP. Tri Handoko, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan kedua pelaku merupakan warga setempat dan sudah diamankan pihak kepolisian.”Untuk sementara, motifnya pemerkosaan dan penganiayaan berat sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. Lebih jelasnya nanti kita sedang mengumpulkan data, yang jelas kedua pelaku sudah diamankan,”singkatnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Gunung Agung, Marzuki.”Iya benar mas (terjadi pembunuhan dan pemerkosaan) tapi saya belum tahu persis kronologisnya. Yang jelas, informasi yang saya dapat pelaku berjumlah 2 orang dan masih tetangganya sendiri. Saat ini, pelaku juga sudah diamankan di Polsek Gunung Agung,”ungkapnya kepada radartuba.com melalui telepon. (ded)