Berbeda, Malam Tahun Baru 2020, Pemkab Mesuji Menggelar Istighotsah

64

Radartuba.com, MESUJI--Berbeda dengan tahun sebelumnya,kali ini menyambut tahun baru 2020, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mesuji menggelar Istighotsah dan doa bersama, yang di laksanakan di Masjid Agung Al-Muhajirin Simpang Pematang, kecamatan Simpang Pematang, Selasa malam (31/12).

Istighotsah tersebut selain dihadiri oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati Mesuji Hi. Saply TH,Sekda Mesuji Indra Kusuma Wijaya,Dan seluruh Pejabat Eselon II dilingkup Pemkab Setempat,Kapolres Mesuji AKBP Alim,para camat tokoh masyarakat tokoh agama juga dihadiri penceramah KH Anas Hidayatulloh.

Istighotsah dan doa bersama juga dilakukan oleh desa-desa di kabupaten Mesuji,hal tersebut sesuai dengan arahan dan edaran Bupati Mesuji agar dalam perayaan malam pergantian tahun tidak melakukan secara berlebihan.Bahkan dianjurkan untuk berdoa dan memperbanyak ibadah.

Ketua pelaksana yang juga Kepala Badan Kesejahteraan rakyat (Kesra) Sekretariat daerah Pemkab Mesuji Drs. Firuzi mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat edaran Bupati Mesuji nomor: 300/4354/I.01/MSJ/2019, tentang larangan perayaan tahun baru secara berlebihan.

“Kita laksanakan kegian istighotsah untuk mengarahkan malam pergantian tahun 2019 ke tahun 2020 menjadi kegiatan yang lebih positif, istighotsah dan doa bersama ini merupakan pertama kali digelar di kabupaten Mesuji,” ungkap Firuzi.

Pada kesempatan tersebut juga digelar penyerahan bantuan rumah ibadah senilai total Rp. 2.000.000.000 untuk 120 rumah ibadah,tambahan penghasilan (Tamsil) hafidz Quran sebesar Rp. 460.000,Tamsil guru agama total Rp. 1.000.102.000 yang tersebar di 105 Desa, Santunan anak yatim dengan total Rp. 980.000.000 untuk 706 anak yatim.

BACA JUGA:  Pasca Konflik Wakil Gubernur Lampung Kunjungi Register 45 Mesuji

Sementara itu Plt. Bupati Mesuji, Hi. Saply TH pada sambutannya mengimbau kepada seluruh masyarakat Mesuji agar tidak merayakan malam pergantian tahun dengan berlebihan.

“Momentum malam pergantian tahun menjadi upaya introspeksi diri kita selama setahun,dan pada malam pergantian tahun tidak merayakan secara berlebihan,” ungkap Saply.

Sedangkan kegiatan istighotsah tersebut mendatangkan penceramah Ustad K.H. Anas Hidayatulloh, MA, dalam tausiahnya Anas menyampaikan kegiatan istighotsah perlu di jalankan untuk meningkatkan kesadaran diri sebagai hamba Allah SWT, untuk meningkatkan iman dan taqwa.

“Mari tingkatkan iman dan taqwa, melalui kegiatan istighotsah ini saya mengajak seluruh yang hadir untuk melakukan kegiatan yang lebih positif sebagai upaya untuk mendekatkan diri kita kepada sang pencipta,” pungkasnya.(cw1/mis)