Jadi Camat Termuda Dalam Sejarah Tubaba, Ini Yang Akan Dilakukan Achmad Nazaruddin

123

Radartuba.com, TUBABA-Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 23 Desember 2019, Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Hi. Umar Ahmad, SP merotasi puluhan pejabat di Lingkungan Pemkab setempat. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Wakil Bupati Fauzi Hasan, SE, MM berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati. Salah satunya adalah Achmad Nazaruddin, S.IP, M.IP, yang dimutasi dari Kabid Perekonomian Bappeda Tubaba menjadi Camat Tulang Bawang Tengah. 

Diusia 31 tahun, salah satu putra terbaik Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik ini terhitung camat termuda sepanjang sejarah terbentuknya bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Hal ini tentu menjadi tantangan baginya untuk membuktikan kompetensinya sebagai pemuda menjadi ujung tombak pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

Selain sebagai Ibukota Kabupaten Tubaba, Kecamatan Tulang Bawang Tengah diketahui terdiri dari 17 tiyuh, 2 tiyuh persiapan dan 2 kelurahan. Ya, terbanyak dibandingkan 8 kecamatan lainnya yang ada di Tubaba. Luasnya cakupan wilayah dengan berbagai latar belakang masyarakatnya, menjadi tugas yang tak ringan bagi camat muda energik ini.

Hal ini jugalah yang membuat radartuba.com tertarik bahkan penasaran untuk berkomunikasi langsung dengannya. Tidak banyak yang ingin diketahui, hanya seputar pendidikan, perjalanan karir kedinasannya dan kiat-kiat apa yang telah disiapkan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2009 ini dalam memimpin Kecamatan Tulang Bawang Tengah kedepan. 

Sabtu (28/12) pagi sekitar pukul 7.30 WIB, Radartuba.com akhirnya mencoba menghubungi alumnus S2 Ilmu Pemerintahan Unila 2012 itu melalui telepon. Tidak begitu lama tanda telepon tersambung, terdengar suara khasnya memberikan salam dari kejauhan.”Assalamualaikum Pak Dedi, ada yang bisa saya bantu,”ucap bapak 2 anak ini dengan santun menyambut telepon Radartuba.com. 

Setelah berbalas salam dan saling menanyakan kabar, kami pun larut dalam sebuah percakapan. Sampai akhirnya Radartuba.com mengetahui bahwa karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak lulus IPDN dimulai sebagai Staf Protokol Gubernur Lampung selama 2 tahun (2009-2011), lalu pindah tugas ke daerah pada tahun 2011 sebagai  ADC Bupati Lampung Selatan, posisi ini sekitar setahun dijalaninya. Lalu, dia ditarik kembali ke Lingkungan Pemprov Lampung sebagai Staf Biro OTDA di tahun 2012. Berbekal kecakapan dan kedisiplinannya menjalankan tugas, Achmad Nazaruddin juga dipercaya bertugas sebagai Koordinator VVIP Bandara Radin Inten, dan bertahan hingga tahun 2013.

Setelah empat tahun menerapkan ilmunya di Pemprov Lampung, ternyata suara hati dan panggilan jiwa tidak mampu membendung pria kelahiran Karta, 10 Oktober 1988 ini untuk pulang kampung memajukan daerah tanah kelahirannya. Ya, Tulang Bawang Barat, sebuah Daerah Otonomi Baru (DOB) saat itu yang terbentuk berdasarkan UU Nomor 50 tahun 2008. Awal dia masuk pada tahun 2013, kabupaten ini masih dipimpin oleh Bupati Bachtiar Basri dan Wakil Bupati Umar Ahmad.

Daerah berjuluk Ragem Sai Mangi Wawai ini menjadi awal karirnya sebagai pejabat struktural dengan diangkat sebagai Kasubbag Pertanahan pada Bagian Tata Pemerintahan.  Sekitar 3 tahun dia melaksanakan amanah itu. Selama melaksanakan tugas, dia pun tidak menyadari jika pimpinan ternyata memiliki penilaian tersendiri atas kinerjanya. Sampai akhirnya, di tahun 2016, jabatan struktural di jajaran eselon IV yang diembannya naik satu tingkat. Dia dipercaya duduk sebagai  Kabid Perencanaan Perekonomian pada Bappeda Tubaba. 

Selama menjabat sebagai salah satu Kabid di Bappeda, dia menginisiasi beberapa program. Salah satunya adalah membentuk Klinik Fasilitasi CSR (KFC). Melalui program ini, Achmad Nazaruddin bersama tim gencar melakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Tubaba dalam rangka menggugah perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk melaksanakan kewajibannya menyalurkan tanggung jawab sosial melalui program CSR yang ketentuannya telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

BACA JUGA:  Masyarakat Tubaba Akan Ikut Menyaksikan Peresmian JTTS

Melalui pendekatan persuasif yang dilakukan, sejumlah perusahaan pun menyambut baik program ini. Bahkan, melalui KFC sejumlah perusahaan menyalurkan kewajiban CSR nya. Diantaranya PT. Bank Lampung yang pada tahun 2016 lalu menyalurkan CSR melalui Pemkab Tubaba berupa Taman ibu dan anak di Lapangan Panaragan Jaya, tahun 2017 4 unit Bentor Perpustakaan keliling yang juga PT. Bank Lampung. Kemudian tahun 2018 CSR 30 unit tenda lipat pedagang dari PT. PLN Persero Kotabumi.

“Alhamdulilah, di akhir tahun 2019 ini, saya masih dipercaya Pak Bupati Umar Ahmad untuk tetap menduduki jabatan eselon III dan bahkan diberi amanah melaksanakan tugas sebagai Camat Tulang Bawang Tengah. Ini tentunya tidak mudah, tapi sebagai abdi negara saya sangat siap menjalaninya,”ungkap suami dari Liza Pasmah Sari, SH, M.IP ini.

Fokus awal yang akan dilakukannya sebagai seorang camat adalah konsolidasi ke dalam internal kecamatan, penataan tata kelola pelayanan, serta mengupayakan perbaikan sarana dan prasarana perkantoran dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada. Namun kedepan, Nazar bercita-cita ingin menjadikan Kecamatan Tulang Bawang Tengah menjadi kecamatan yang Indah, Aman dan Sejahtera.

Untuk menjadi kecamatan yang indah, Achmad Nazaruddin  sangat setuju dan mengapresiasi Program Bupati Tubaba tentang Gerakan Mengurangi Penggunaan Sampah Plastik. Sebagai wujud dukungannya mensukses program itu, Ia akan berupaya mewujudkan tata kelola persampahan yang baik dengan menyiapkan program “Si IPAH”, Sistem Informasi Sampah berbasis media sosial dengan menggalakkan kembali budaya gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Kemudian akan dilakukan juga penataan taman dan ruang terbuka hijau di masing masing tiyuh yang ada di kecamatan setempat.

Dalam hal keamanan, Ia akan terus bergerak meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) dengan menggalakkan kembali budaya ronda dengan melibatkan Uspika (Unsur Pimpinan Kecamatan), Babinsa serta Bhabinkamtibmas. Selain itu, melalui program “SAPA SISWA” Ia juga akan melakukan pembinaan rutin terhadap pelajar tentang Bahaya Narkoba, Budaya berkendara dan lain sebagainya khususnya yang berkaitan dengan trantibum dan keamanan.

Sementara dalam hal kesejahteraan,  sebagai camat Ia ingin memastikan seluruh masyarakat di kecamatan setempat memperoleh kebutuhan layanan dasar baik pendidikan, kesehatan, sosial dan lainnya. Mendukung terwujudnya program program Pemda Tubaba, baik bidang kesehatan seperti ODF, bidang pendidikan dan lainnya. Selain itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal juga menjadi fokusnya kedepan.

“Semua ini membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang baik dari seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Tulang Bawang Tengah,  baik Camat, Uspika, Kepalo Tiyuh serta seluruh pemangku kepentingan yang ada di kecamatan ini. Untuk itu kedepan dalam melaksanakan tugas ini saya mohon dukungan dan kerjasama sama dari semua pihak untuk mewujudkan Tulang Bawang Tengah  yang lebih baik,”harapnya. Tidak terasa hampir 20 menit percakapan kami berlangsung.”Terima kasih Pak Camat atas waktunya, semoga bapak selalu diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas,”ucap Radartuba.com mengakhiri percakapan. “Aamiin.. Sama-sama, mohon dukungannya juga ya dari teman-teman semua,”sahutnya seraya mengucap salam, lalu menutup telepon.(ded)