Usaha Ayam Kampung di Tubaba Terus Dikembangkan, Produksi DOC Capai 5.000 Ekor Per Minggu

42

Radartuba.com, TUBABA– Usaha budidaya ternak ayam kampung unggul asli di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Tiyuh Mandiri Bersama (BUMT-MB), terus dikembangkan. Saat ini, produksi DOC (Day Old Chick) ayam berlisensi Mano-Q Unggul Asli Tubaba tersebut mampu mencapai 5.000 ekor per minggu.

Salah satu pengelola BUMT-MB, Edi Irawan, SH menyebutkan, jumlah populasi induk ayam kampung asli pada usaha budidaya yang dipusatkan di Tiyuh Gunung Katun Kecamatan Tulang Bawang Udik tersebut sebanyak 3.000 ekor, dan per harinya mampu memproduksi 900-1.000 butir telur.

Sementara untuk proses penetasan (hatchery), setiap tiga hari mesin penetasan berkapasitas 5.000 butir milik BUMT-MB tersebut memproses 3.800 butir telur untuk ditetaskan selama 21 hari, yang dilakukan di pusat penetasan di Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik.

“Tingkat daya tetas per satu mesin mencapai 80% dari kapasitas yang diproses, sementara mesin milik BUMT-MB ada 6 Unit sehingga setiap minggunya DOC yang dikeluarkan mencapai 5.000 ekor untuk dipasarkan kepada para peternak ayam kampung,”ungkapnya saat berbincang-bincang dengan radartuba.com terkait usaha budidaya ayam oleh BUMT-MB, Jum’at (20/12) siang.

Untuk mengoptimalkan usaha tersebut, lanjutnya, BUMT-MB saat ini sudah menyiapkan calon pullet atau indukan ayam kampung dengan populasi sebanyak 6.000 ekor sebagai persiapan peremajaan indukan yang ada, dan saat ini indukan tersebut telah berusia 7 hingga 9 minggu.

BACA JUGA:  Pemerintah Tiyuh Indraloka II Lirik Usaha Pembuatan Tiwul

“Karena keterbatasan tempat untuk pengelolaan DOC, saat ini kami sedang meminjam kandang milik SMKN 1 Tulang Bawang Tengah di Pulung Kencana untuk pembesaran sementara calon indukan, sebab ayam yang diproduksi itu murni ayam kampung asli dan bukan ayam kampung hasil perkawinan silang,”terangnya.

Diakui Edi, pihaknya saat ini justru terkendala dalam hal pemasaran DOC, dimana hasil tetasan yang dihasilkan kurang sebanding dengan permintaan pasar dan para pelanggan. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan pemasaran DOC Mano-Q Unggul Asli Tubaba tersebut, salah satunya adalah dengan memperluas jaringan pemasaran hingga ke luar daerah.

“Selain di wilayah Tubaba, pemasaran DOC sampai saat ini juga telah tersebar di wilayah Bandar Lampung, Pesawaran, Tanggamus, Way Kanan, Lampung Utara dan Unit 2 Tulang Bawang. Bagi yang hendak menjalani usaha ternak ayam kampung unggul asli dan membutuhkan ayam kampung siap konsumsi, bisa datang ke Tubaba dan langsung ke lokasi usaha kami, kantor pusatnya di Tiyuh Kagungan Ratu,”pungkasnya. (ded)