Hingga Hari Ke-2 Pasca Pengumuman, 82 Pelamar CPNS Sampaikan Sanggahan

80

Radartuba.com, TUBABA- Hingga Rabu (18/12) pukul 15.00 WIB, Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tahun 2019 mencatat sebanyak 82 dari 187 pelamar yang dinyatakan Tidak Lulus Seleksi Administrasi pada pengumuman sebelumnya menyampaikan sanggahan. Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Tubaba menyebut, sanggahan yang masuk melalui akun registrasi masing-masing pelamar tersebut kebanyakan berasal dari formasi bidan.

“Kebanyakan dari formasi bidan yang menyampaikan sanggahan terhadap pengumuman kemari. Yang jelas, panitia akan melakukan verifikasi kembali, sesuai atau tidak apa yang menjadi sanggahan mereka,”ungkap Syahlan, SH, MM, Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Diklat pada BKD Kabupaten Tubaba saat dikonfirmasi radartuba.com melalui telepon, Rabu (18/12) sore.

Menurutnya, para pelamar dari formasi bidan yang dinyatakan Tidak Lulus Seleksi Administrasi tersebut terkait dengan Surat Tanda Registrasi (STR) yang mereka miliki.”Kemarin itu, ada yang ngelamar D-IV tapi STR yang dilampirkan (diunggah) masih D-III, jadi tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikannya sehingga dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat). Hal ini juga terjadi pada formasi perawat, ada sanggahan tapi hanya beberapa saja,”terangnya.

Namun menurutnya, ada kabar terbaru bagi pelamar formasi bidan dan perawat berdasarkan hasil konfirmasi BKD (Panitia Seleksi) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni pelamar yang STRnya tidak sesuai tersebut bisa lulus administrasi asalkan siap membuat pernyataan.”Inti dari surat pernyataan tersebut yakni kesiapan mereka memperbarui STR nya sesuai dengan kualifikasi pendidikan jika nantinya diterima atau lolos menjadi CPNS. Yang jelas masih ada waktu bagi pelamar untuk menyampaikan sanggahan, yakni hingga Kamis besok (19/12),”ulasnya.

Diketahui, ada sebanyak 1594 pelamar dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi pada Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS Tubaba Tahun Anggaran 2019. Hal ini berdasarkan Pengumuman Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba Nomor : 800/549/III.03/TUBABA/2019, tanggal 16 Desember 2019 yang diunggah melalui website resmi BKD Tubaba (www.bkdtulangbawangbarat.com).

BACA JUGA:  Berlaku 1 Januari, UMK Tubaba 2020 Ditetapkan Sebesar Rp2.472.144,09,-

Pada pengumuman yang ditandatangani Sekdakab Tubaba Herwan Sahri, SH, M.AP yang juga selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS Tubaba itu, disebutkan bahwa bagi peserta seleksi yang nomor registrasi dan namanya tercantum dalam lampiran pengumuman tersebut dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi, sedangkan yang tidak tercantum dinyatakan Tidak Lulus Seleksi Administrasi.

Meski begitu, pelamar yang dinyatakan tidak lulus berhak melakukan sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi tersebut selama 3 (tiga) hari, yakni tanggal 17-19 Desember 2019. Dengan ketentuan, pelamar melakukan sanggahan melalui portal https://sscn.bkn.go.id, dan tidak diperbolehkan memperbaharui atau memperbaiki dokumen yang telah diunggah. Selanjutnya, Tim Pengadaan CPNS akan memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar, dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 26 Desember 2019.

Dikonfirmasi radartuba.com melalui telepon, Selasa (17/12) pagi, Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Diklat pada BKD Kabupaten Tubaba Syahlan, SH, MM mengatakan bahwa, verifikasi berkas para pelamar dilakukan secara online melalui portal https://sscn.bkn.go.id dengan mempertimbangkan kesesuaian dokumen yang diunggah masing-masing pelamar. Hasilnya, dari 1781 berkas pelamar yang masuk, 187 diantaranya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sehingga dinyatakan Tidak Lulus Seleksi Administrasi.

“Yang TMS ini, ada yang tidak mengunggah ijazah, ada yang tidak sesuai formasinya dengan spesifikasi pendidikan. Kemudian ada juga bidan dan perawat yang STR nya tidak sesuai. Yang jelas masih ada kesempatan untuk melakukan sanggahan bagi mereka yang dinyatakan tidak lulus, sebab siapa tahu ada kesalahan dari verifikator. Artinya, jika ada sanggahan maka akan kita verifikasi ulang terhadap sanggahan tersebut dan akan diumumkan kembali,”singkatnya. (ded)