187 Pelamar CPNS di Tubaba TMS, Syahlan : Ada Waktu Untuk Sanggahan

115

Radartuba.com, TUBABA- Sebanyak 1594 pelamar pada Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tahun Anggaran 2019 dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi. Hal ini berdasarkan Pengumuman Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba Nomor : 800/549/III.03/TUBABA/2019, tanggal 16 Desember 2019 yang diunggah melalui website resmi BKD Tubaba (www.bkdtulangbawangbarat.com).

Pada pengumuman yang ditandatangani Sekdakab Tubaba Herwan Sahri, SH, M.AP yang juga selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS Tubaba itu, disebutkan bahwa bagi peserta seleksi yang nomor registrasi dan namanya tercantum dalam lampiran pengumuman tersebut dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi, sedangkan yang tidak tercantum dinyatakan Tidak Lulus Seleksi Administrasi.

Meski begitu, pelamar yang dinyatakan tidak lulus berhak melakukan sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi tersebut selama 3 (tiga) hari, yakni tanggal 17-19 Desember 2019. Dengan ketentuan, pelamar melakukan sanggahan melalui portal https://sscn.bkn.go.id, dan tidak diperbolehkan memperbaharui atau memperbaiki dokumen yang telah diunggah. Selanjutnya, Tim Pengadaan CPNS akan memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar, dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 26 Desember 2019.

Sementara, peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assistant Test (CAT). Waktu pelaksanaannya direncanakan pada bulan Februari tahun 2020 mendatang. Namun, detail informasi waktu dan lokasi pelaksanaan SKD akan diumumkan kemudian pada website resmi BKD Tubaba.

BACA JUGA:  Upaya Pelestarian DDS, PMI Tubaba Rangkul MTA

Dikonfirmasi radartuba.com melalui telepon, Selasa (17/12) pagi, Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Diklat pada BKD Kabupaten Tubaba Syahlan, SH, MM mengatakan bahwa, verifikasi berkas para pelamar dilakukan secara online melalui portal https://sscn.bkn.go.id dengan mempertimbangkan kesesuaian dokumen yang diunggah masing-masing pelamar. Hasilnya, dari 1781 berkas pelamar yang masuk, 187 diantaranya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sehingga dinyatakan Tidak Lulus Seleksi Administrasi.

“Yang TMS ini, ada yang tidak mengunggah ijazah, ada yang tidak sesuai formasinya dengan spesifikasi pendidikan. Kemudian ada juga bidan dan perawat yang STR nya tidak sesuai. Yang jelas masih ada kesempatan untuk melakukan sanggahan bagi mereka yang dinyatakan tidak lulus, sebab siapa tahu ada kesalahan dari verifikator. Artinya, jika ada sanggahan maka akan kita verifikasi ulang terhadap sanggahan tersebut dan akan diumumkan kembali,”singkatnya. (ded)