Hari Ini, 20 Desa Di Mesuji Laksanakan Pilkades Serentak

20

Radartuba.com, MESUJI-Hari ini sebanyak 20 desa di Kabupaten Mesuji melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.Sebanyak 73 calon kepala desa diantaranya terdapat 5 calon perempuan yang akan memperebutkan 20 kursi kepala desa yang tersebar di 6 Kecamatan.

Terkait hajat yang dilaksanakan hari ini Kepala dinas Pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) Kabupaten Mesuji, Sunardi SE menghimbau agar seluruh masyarakat yang ada diwilayah yang menggelar pilkades agar dapat menjaga suasana yang kondusif agar proses demokrasi di desa bisa berjalan dengan baik.

“Mari kita bersama-sama menjaga Pilkades serentak ini jangan sampai,pertemanan, persahabatan, persaudaraan, bertetangga jadi bubar karena pilihan calon kades yang berbeda,”imbaunya,Rabu malam (11/12)

Dia juga berharap kepada calon kades untuk menjaga kundusifitas para pendukungnya, agar terhindar dari hal-hal yang mengganggu berjalannya pesta demokrasi yang sedang berjalan di desa.

” Ya semoga pilkades ini bisa berjalan, lancar, aman, dan sejuk dan bisa menghasilkan para pemimpin yang amanah dan dapat membawa pwrubahan yang lebih baik lagi,”harapnya.

Diketahui 20 desa hari ini menggelar pilkades dan akan diikuti sebanyak 73 Calon Kades berasal dari Kecamatan Rawajitu Utara sebanyak 3 Desa yang menggelar pilkades. Kecamatan Mesuji Timur sebanyak 2 Desa, Kecamatan Mesuji sebanyak 6 Desa, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 3 Desa, Kecamatan Simpang Pematang sebanyak 2 Desa, dan Kecamatan Way Serdang sebanyak 4 Desa.

BACA JUGA:  Intelijen Keamanan Mabes Polri Kunker ke Mesuji

Terkait pelaksanaan Pilkades serentak Polres Mesuji menggelar simulasi pengamanan pemilihan kepala desa serentak tahun 2019. Kegiatan melibatkan personel gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja yang dilaksanakan di halaman Mapolres setempat Rabu, (11/12)

Kapolres Mesuji , AKBP Alim, mengatakan, simulasi yang dilaksanakan merupakan rangkaian persiapan pengamanan pilkades serentak yang akan dilaksanakan kanis (12/12) hari ini.”Simulasi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi dan mengamankan jika terjadi kericuhan yang terjadi di salah satu tempat pemungutan suara,”tutupnya. (mis)