Hanya 63% Masyarakat Mesuji Yang Ikut BPJS Kesehatan

70

Radartuba.com, MESUJI-Masyarakat yang menjadi peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Mesuji hanya di ikuti oleh 63% dari jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Mesuji.

Seperti diungkapkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Mesuji Budi Santoso, bahwa masyarakat yang menjadi peserta BPJS di Kabupaten Mesuji hanya mencapai 63% dan ini jauh jika dibandingkan dengan Kabupaten lain.

“Untuk Kabupaten Mesuji keanggotaan peserta BPJS baru 63% dari jumlah penduduk per-November 2019,” jelas Budi saat ditemui Radar Tuba di ruang kerjanya, Rabu (11/12).

Dari data yang ada, sebanyak 20.500 orang merupakan Peserta mandiri, 75.000 orang merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pusat, 5.000 orang merupakan peserta PBI Provinsi, 35.000 orang merupakan peserta PBI Kabupaten, 5.000 orang merupakan pegawai perusahaan swasta, 3300 orang merupakan peserta perangkat Desa, 5800 orang peserta dari PNS Pemda Mesuji, TNI, Polri, termasuk juga anggota DPRD Kabupaten Mesuji.

Ia menambahkan, terkait kenaikan Iuran BPJS yang akan diberlakukan per 01 Januari 2020 belum mengalami gejolak terhadap masyarakat di Mesuji.

“Ya berbeda dengan daerah lain untuk daerah kita masih kondusif terkait kenaikan Iuran yang akan di berlakukan awal tahun mendatang,soalnya yang naik kan untuk peserta mandiri, jadi sampai saat sekarang kita belum menerima respon miring,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Bupati Mesuji Bantu Korban Kebakaran

“Untuk kenaikan iuran ini juga kita sudah melakukan sosialisasi pada 05 November hingga 11 November di 7 Kecamatan mengenai Perpres No 75 tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres No 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan, jadi kita sampaikan disana besarnya kenaikan sesuai kelas pesertanya,” tambahnya.

Ia juga menghimbau kepada peserta BPJS terkait kenaikan Iuran jika merasa memberatkan peserta dapat menyesuaikan kelas nya sesuai penghasilan.

“Jika peserta merasa berat bisa menyesuaikan ke kelas mana yang lebih ringan, misalnya peserta di kelas 1, boleh pindah ke kelas 2 atau 3, itu tidak masalah,” tuturnya

Sementara itu menurut Rumija kepala dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil ) kabupaten Mesuji jumlah penduduk kabupaten Mesujii berjumlah 232.583.

“Jumlah penduduk Kabupaten Mesuji berdasarkan data semester 1 Tahun 2019 berjumlah 232.583 jiwa,” pungkasnya (cw1/mis)