2020, Tubaba Ditargetkan Menjadi Kabupaten ODF

50

Radatuba.com, TUBABA-Hingga akhir tahun 2019 ini, 68 dari 103 tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) sudah mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Guna mewujudkan Kabupaten ODF, 35 tiyuh lainnya juga ditargetkan menyusul mendeklarasikan ODF pada tahun 2020 mendatang. Diketahui, ODF merupakan satu dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang kegiatannya terus diupayakan oleh Pemkab Tubaba dalam rangka merubah perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Wakil Bupati Tubaba, Fauzi Hasan, SE, MM, berharap program tersebut dapat dijadikan salah satu penekanan dalam penyelenggaraan pembangunan tiyuh, yaitu mewujudkan pembangunan tiyuh yang berwawasan kesehatan, yang salah satu wujud nyatanya adalah berupa program Tiyuh Stop BABS.”Dengan momentum ini diharapkan bisa menjadi pemicu bagi tiyuh lainnya untuk bisa segera mewujudkan gerakan program Stop BABS secara keseluruhan,”ungkapnya pada Deklarasi ODF di Aula Utama Gedung Setdakab Tubaba, Kamis (12/12).

Fauzi Hasan juga menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Program ODF guna mewujudkan kabupaten Tubaba yang sehat. Sebab menurutnya, pembangunan di bidang kesehatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat pemerintah di sektor kesehatan, akan tetapi harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan lintas sektor, terutama peran serta seluruh masyarakat.”Bagi Tiyuh yang sudah deklarasi jangan sampai mengulang lagi. Untuk itu, seluruh camat diharapkan bisa memonitor tiyuh di wilayahnya, baik yang sudah maupun belum deklarasi ODF. Begitu juga dengan kepala tiyuh agar apa yang kita harapkan dengan adanya program ini bisa tercapai untuk menjadi Kabupaten ODF,”tegasnya.

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi dan Sinergitas, Kapolres Tuba Silaturahmi ke PWI Tubaba

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Perana Putera, SH, MH melalui Sekretaris Sekretaris Majril S.Kep, Ns,MM, menjelaskan, dilaksanakannya program ODF mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2014 dan Perbup Kabupaten Tubaba Nomor 44 Tahun 2018 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Tujuannya adalah untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban sehat harus mencapai 100% pada seluruh komunitas.”Untuk menuju Kabupaten ODF, Kita berharap tahun 2020 seluruh tiyuh sudah mendeklarasikannya,”tandasnya.

Pada kegiatan Deklarasi ODF tersebut dilakukan penyerahan Berita Acara Verifikasi Tiyuh ODF oleh Ketua Tim Verifikasi Provinsi Lampung Agus Setyo Widodo, SKM.,MKM kepada Wakil Bupati Fauzi Hasan, SE, MM. Selanjutnya, Wakil Bupati menyerahkan kepada Camat se-Kabupaten Tubaba. Lalu diakhiri pengucapan Deklarasi Tiyuh ODF oleh Tim STBM Tiyuh.(ded)