Bangunan Megah Karya Arsitek Ternama Indonesia Segera Dibangun

196
Dinas Perkim Mesuji saat menggelar Ekpose bangunan Masjid dan Kawasan Religi bersama Konsultan.

Radartuba.com, MESUJI-Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji akan memulai pembangunan Masjid Agung dan Kawasan wisata Religi yang akan dibangun diatas lahan seluas 9 Ha (hektar) yang berlokasi di desa Wirabangun kecamatan Simpang Pematang.
Kepala dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mesuji, Ridwan Zulkipli melalui Plt Kepala Bidang Kawasan Permukiman Sugih Wibowo, menjelaskan bahwa rencana pembangunan Masjid Agung dan Kawasan Wisata Religi akan dimulai tahun 2020 dengan mekanisme penganggarannya Multiyear.
“Ya rencana mulai dibangun tahun 2020 dengan mekanisme penganggaran multiyear selama tiga tahun berturut-turut yaitu tahun pertama 2020 sebesar 30 Milyar, tahun 2021 sebesar 30 milyar dan tahun 2022 sebesar 15 milyar,” jelas Sugih,Selasa (02/12).
Sugih menjelaskan Perencanaan Masjid Agung dan Kawasan Religi menggunakan jasa konsultansi PT. Buana Rekayasa Adighana kso CV. Viandra Wasthu yang menggandeng tenaga ahli Isandra Matin Ahmad atau lebih dikenal dengan sebutan Andra Matin seorang arsitek terkenal di Indonesia yang sudah berkali-kali mendapat penghargaan dari ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dari hasil bangunan dan gedung yang sudah dibuatnya.
“Dan yang terakhir dari Wallpaper Architecture dectionary Andra Matin dinobatkan sebagai 101 Arsitek dunia yang paling berkiprah di tahun 2007,”ungkapnya.
Disisi lain Parsuki anggota DPRD Kabupaten setempat dari Partai Golkar menyambut baik rencana pembangunan Masjid Agung dan Kawasan Religi bahkan dia meniai dari hasil ekspos perencanaan pembangunan masjid agung dan kawasan wisata religi oleh Konsultan perencana, dan konsep dan desaignya sangat elegan dan terkesan modern, selain itu ditambah dengan konsep bangunanya tidak meninggalkan kearifan lokal kabupaten Mesuji.
Parsuki juga berharap pengerjan Masjid Agung dan Kawasan Religi nanti perusahaan yang bonafit dan profesional,karena konsep pembangunanya sangat unik dan Pagu anggaranya juga sangat besar yaitu 75 milyar.
” Bila perlu BUMN yang mengerjakannya, biar hasilnya maksimal atau tidak mengecewakan, selain itu kalau bisa pihak ketiga bisa menyelesaikan pembangunan dengan waktu yang tidak lama,walaupun pakai sistem Multiyears,berarti harus perusahaan yang bonafit,”harapnya.
Bahkan Parsuki yakin apabila sudah teralisasi pembangunan Masjid Agung dan kawasan Religi, akan menjadi icon kabupaten Mesuji, dan akan meningkat perekonomian masyarakat Mesuji pada umumnya dan masyarakat sekitar khususnya, karena Bangunan tersebut sangat strategis dan dipinggir jalan negara.
“Dengan dibangunya Masjid agung dan Kawasan wisata religi kedepanya secara tidak langsung akan meningkatkan taraf perekonomian khususnya masyarakat Kabupaten Mesuji,” pungkasnya (ogi)