JTTS di Tubaba, Peluang Besar Untuk Kemajuan Daerah

13

Radartuba.com, TUBABA -Kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Terbanggi Besar-Pematang Panggang yang melintas sepanjang 36,75 kilometer di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) membuka peluang besar bagi pemerintah daerah dalam memaksimalkan upaya penggalian berbagai macam potensi yang ada di daerah setempat. Hal itu pun tidak disia-siakan, sebab kebijakan pembangunan nasional dengan meletakkan lintasan tol di Tubaba oleh Pemkab Tubaba dijawab dengan memprioritaskan program pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dengan akses JTTS tersebut.

Pemkab Tubaba optimis, lintasan JTTS di Tubaba akan mendongkrak kemajuan daerah. Sebab kita ketahui, beberapa tahun silam sering kita dengar sebutan bahwa Tubaba  adalah daerah “Bukan-Bukan”, Bukan Lintasan dan Bukan Tujuan. Namun, kondisinya kini berubah, bahkan semua pihak optimis sebutan itu akan kian hilang tergerus oleh berbagai kemajuan yang ada di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai saat ini. Usia 10 tahun memang terbilang belia bagi sebuah daerah, namun dengan optimisme tinggi Tubaba terus bergerak dan berbagai kekurangan yang ada justru dijadikan sebagai motivasi untuk maju dan berkembang seperti daerah lainnya.

Hal ini tentu sejalan dengan harapan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo saat meresmikan JTTS Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km di Gerbang Tol Simpang Pematang Km 240 Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Jumat (15/11) sekitar pukul 13.50 Wib. Kepada awak media, Presiden Joko Widodo mengatakan telah memerintahkan kepada gubernur, bupati, walikota untuk menyambungkan akses tol ke kawasan wisata, sentra-sentra produksi, sentra perkebunan, perikanan, pertanian sehingga muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, termasuk ke zona-zona industri.

“Ini tugasnya gubernur, bupati, walikota ke arah sana, kalau nggak mampu ya pusat lagi, tapi saya cek dulu. Ya kalau mampu harus daerah,” tutur Presiden dalam kegiatan yang turut dihadiri Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Pangdam ll/SWJ Mayjen TNI Irwan S.I.P,M.Hum, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Ariyanto, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Kabinda Lampung / Brigjen TNI Ig. Wahyu Hadi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Sumsel Herman Deru, para bupati/walikota, dan para pejabat lainnya.

BACA JUGA:  72 Petenis Meja Ramaikan Pertandingan Dalam Rangka HUT ke-11 Mesuji

Menanggapi itu, Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad, SP mengatakan bahwa Pemkab Tubaba menyambut baik perintah Presiden tersebut. Bahkan sejak awal keberadaan JTTS yang melintasi Tubaba, pemkab telah dan sedang memprioritaskan infrastruktur yang dikoneksikan dengan keberadaan pintu-pintu tol (exit tol) di wilayah kabupaten setempat.”Kita memang sedang memprioritaskan infrastruktur yang dikoneksikan dengan tol,”ungkap Bupati Tubaba, Umar Ahmad kepada wartawan, Jumat (15/11) siang.

Bupati menjelaskan, infrastruktur yang bakal terkoneksi dengan keberadaan tol tersebut yakni di bidang pariwisata, dan pusat-pusat produksi terutama hasil pertanian masyarakat di kabupaten setempat, dengan didukung pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ke akses tol tersebut.“Diantara program prioritas yang terkoneksi dengan tol yakni bidang pariwisata dan pengembangan sentra-sentra produksi khususnya bidang pertanian,”terangnya. Umar Ahmad juga sangat mengapresiasi atas diresmikannya JTTS tersebut, dan optimis keberadaan tol ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, usaha baru, dan dapat ikut mendorong kesejahteraan masyarakat. (ded)