Rumah Warga Hangus Terbakar, Warga Sesalkan Kinerja Damkar Tubaba

42

Radartuba.com, TUBABA– Kinerja Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) disesalkan sejumlah pihak. Lambatnya pihak damkar dalam melakukan pemadaman kobaran api yang nyaris membumi hanguskan rumah warga di Tiyuh Panaragan Jaya Indah, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (11/11) malam, membuktikan ketidaksiapan mereka untuk menjalankan tugas dan perannya dengan baik dalam mengatasi bencana kebakaran.

Mirisnya, rumah milik Badri (42) yang mulai terbakar sekitar pukul 19.15 WIB tersebut berada di jantung kota dan berjarak tidak jauh dari Kantor Damkar Tubaba,. Padahal, jika mobil damkar segera tiba kemungkinan api dapat segera dijinakkan dan tidak sampai merambat ke bagian bangunan lainnya. Terlebih, akses menuju wilayah tersebut sangat lancar, meskipun di lokasi itu merupakan pemukiman yang cukup padat penduduk.

“Seharusnya, mobil damkar siap siaga kapanpun dibutuhkan. Apalagi ini musim kemarau yang sudah pasti bencana kebakaran harus menjadi perhatian khusus pihak terkait khususnya Damkar Tubaba selaku leading sektor yang memiliki tugas dalam hal bencana kebakaran,”ungkap Edi (36), warga sekitar yang ikut merasa geram atas lambatnya Damkar Tubaba dalam menjinakkan kobaran api.

Menurutnya, mobil Damkar Tubaba tiba setelah kobaran api meluas di bagian rumah lainnya. Untung saja, lanjutnya, 1 unit Damkar dari Kabupaten Tulang Bawang dan Mobil Pertamanan Dinas Perkimta Tubaba tiba ke lokasi datang membantu.”Mobil Damkar Tubaba terlambat datangnya dan parahnya lagi tidak berfungsi. Kalau seperti ini sangat kacau, karena kalau kebakaran besar pasti damkar yang menjadi andalan warga, tapi ini justru tidak berfungsi,”cetusnya saat dihubungi Radar Tuba melalui telepon.

BACA JUGA:  Dilantik,Elfianah Resmi Pimpin DPRD Mesuji

Hal senada juga dikatakan oleh Yono (33), yang juga sangat menyesalkan tidak berfungsinya mobil Damkar Tubaba.”Untung saja ada mobil taman (Perkimta) dan Damkar Tulang Bawang. Yang jadi pertanyaan, kok bisa musim kemarau seperti ini, mobil damkar tidak siap, mesin macet, air kurang, seharusnya selalu siap dong,”singkatnya. Selaku masyarakat, dia berharap hal ini tidak terulang lagi dan kepada Pemkab Tubaba diharapkan untuk mengevaluasi kinerja Damkar Tubaba.

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun dugaan sementara akibat arus pendek (konsleting) listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan pantauan, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.20 WIB, namun mobil damkar masih bersiaga di lokasi kebakaran guna memastikan api benar-benar sudah padam. (ded)