Penerimaan CPNS Diumumkan Akhir Oktober, BKD Tubaba Belum Tahu Pasti Kuota dan Formasi yang Disetujui

103

Radartuba.com, TUBABA- Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 dikabarkan akan diumumkan pada akhir Oktober ini. Sementara untuk pendaftarannya, kemungkinan akan dibuka pada November-Desember 2019 mendatang. Namun, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) hingga kini belum mengetahui pasti kuota dan jenis formasi yang disetujui oleh pemerintah pusat untuk rekrutmen CPNS daerah setempat.

“Kalau informasinya kuota untuk Tubaba dibawah 100, tapi kita belum tahu pasti karena SK Penetapan dari Kemenpan-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) terkait itu belum kita pegang. Saya masih mau jalan ke Jakarta (Kemenpan-RB) untuk memastikannya, kemungkinan 2-3 hari sudah bisa diketahui,”ungkap Syahlan, SH, MM, Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Diklat pada BKD Kabupaten Tubaba, saat dikonfirmasi Radar Tuba melalui telepon, Senin (21/10) sore sekitar pukul 16.20 WIB.

Diakuinya, pekan lalu BKD Tubaba mengikuti Rakornas di Kemenpan-RB, namun menurutnya informasi yang didapat dalam rapat tersebut baru sebatas jadwal tahapan rekrutmen CPNS dimana prosesnya akan berlangsung hingga April 2020 mendatang.”Pak Kepala BKD yang kemarin ikut rapat di Kemenpan-RB tersebut. Informasinya, kalau jadi penerimaan CPNS akan diumumkan akhir Oktober sampai pertengahan November, kemudian pembukaan pendaftaran pada November sampai Desember, sedangkan untuk tahapan tes sepertinya akan dilaksanakan pada Januari-Februari 2020 mendatang. Yang jelas, sekarang kita masih menjemput kepastian kuota formasi CPNS untuk Tubaba, sedangkan kuota untuk PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dipastikan tidak ada,”tutupnya.

BACA JUGA:  BAKTI SOSIAL DI TUBABA, PANGDAM II/SRIWIJAYA AJAK MASYARAKAT PATUHI PROTAP KESEHATAN

Diketahui, Pemkab Tubaba mengusulkan penambahan 2.377 pegawai baru kepada pemerintah pusat dalam rekrutmen CPNS Tahun 2019 ini. Angka kebutuhan pegawai tersebut diajukan setelah dilakukan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).”Dari hasil Anjab dan ABK di masing-masing OPD, kita mengajukan 2.377 pegawai, terdiri dari 2.245 CPNS dan 132 PPPK,”ungkap Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Diklat pada BKD Kabupaten Tubaba, Syahlan, SH, MM, melalui Kasubbid Pengadaan Feriyanto, S.IP, MM kepada Radar Tuba Juli lalu.

Menurutnya, kebutuhan pegawai yang diajukan tersebut mengacu pada surat Kemenpan-RB, yakni meliputi Tenaga Pendidikan, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis Infrastruktur.”Kebutuhan pegawai tersebut sudah kita ajukan secara online melalui e-formasi ke Kemenpan-RB akhir Juni lalu. Jadi, kita tinggal menunggu dari Kemenpan-RB karena kita dalam hal ini hanya mengusulkannya saja, sedangkan penetapannya nanti pusatlah yang memiliki kewenangan,”ulasnya.

Diakuinya, kebutuhan pegawai yang diajukan oleh Pemkab tahun ini ke pemerintah pusat meningkat dari tahun lalu. Hal tersebut menurutnya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya angka pensiun, perpindahan tugas pegawai ke luar daerah, penambahan struktur OPD di Lingkungan Pemkab Tubaba, serta sekolah dan puskesmas yang bertambah sehingga tentunya juga memerlukan penambahan pegawai.”Yang jelas kita berharap Kabupaten Tubaba mendapat kuota formasi tahun ini, karena kita memang masih membutuhkan banyak pegawai,”pungkasnya. (ded)