Disnakertrans Mesuji Undang Perusahaan Dan Serikat Tenaga Kerja

22

Radartuba.com, MESUII–Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mesuji mengundang 23 perusahaan dan 30 serikat tenaga kerja serta 10 OPD dilingkup Pemkab Mesuji untuk memberikan sosialisasi ketenaga kerjaan dan Jamsostek yang dilaksanakan di Aula sekretariat pemkab Mesuji selasa (15/10).
Menurut Kepala dinas Nakertrans Kabupaten Mesuji Rifriyanto melalui Roli Adityawan Jaya kepala Bidang (Kabid) hubungan Industrial dan jamsostek menjelaskan Sosialisasi ini diperuntukkan kepada para pimpinan perusahaan dan serikat pekerja yang ada di wilayah Kabupaten Mesuji.
“Dengan adanya sosialisasi ini kita berharap supaya hak-hak dasar tenaga kerja terlindungi serta terciptanya kondusifitas didalam perusahaan,” jelasnya.
Selain mengundang Perusahaan dan serikat tenaga kerja Disnakertrans juga mengundang BPJS ketenaga kerjaan serta Kejaksaan untuk memberikan pemahaman terkait Undang-Undang ketenaga kerjaan.
Tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan tingkat kepatuhan pemberi kerja, mulai dari kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan seluruh pekerjanya baik karyawan tetap maupun tidak tetap.”Jadi semuanya (karyawan) wajib diberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.
Roli juga mengatakan sesuai dengan Undang-undang No 13 Tahun 2003 yang didalamnya mengatakan wajib bagi perusahaan untuk mematuhi ketentuan bahwa pekerja atau buruh serta keluarganya berhak mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.”Apabila ini tidak dipatuhi maka tentunya akan melanggar peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan,” imbuhnya.
Jika memang ditemui perusahaan yang melanggar hal tersebut, maka sanksi mulai dari teguran secara tertulis, tidak mendapatkan pelayanan, hingga pembekuan atau penarikan izin usaha akan diberikan.
“Ini tentunya sangat baik diperuntukkan bagi perusahaan maupun pekerja itu sendiri dalam rangka menjamin ketenangan mereka bekerja, meingkatkan produktivitas dari perusahaan dan pekerja itu sendiri, serta menjamin terwujudnya kondusifitas dibidang ketenagakerjaan,”pungkasnya (cw1/mis)