DLH Mesuji Kukuhkan Saka Kalpataru Pramuka Peduli Lingkungan

37

Radartuba.com, MESUJI–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mesuji menggandeng Pramuka Kwartir Cabang Mesuji untuk bergerak dalam bidang cinta lingkungan hidup dan dapat membantu pemerintah dalam memberikan penyebaran kegiatan pelestarian lingkungan hidup baik kepada masyarakat maupun di Sekolahnya.
Acara yang di laksanakan yaitu dengan menggelar perkemahan sabtu minggu (Perjusami). Dalam Perjusami tersebut DLH Mesuji memberi pembekalan sekaligus pengukuhan Anggota Saka Kalpataru Angkatan ke 3 kwartir cabang Kabupaten Mesuji Tahun 2019. Perjusami juga diisi materi tentang keterampilan mengelola sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Kepala dinas Lingkungan hidup Bowo S Irianto melalui Bambang Irawan, ST selaku Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian dan Penegakkan Hukum Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mesuji menjelaskan Perkemahan Jusami yang dilaksanakan dalam rangka Pembekalan dan Pengukuhan Anggota Saka Kalpataru Kwarcab Mesuji Angkatan 03 Tahun 2019.
“Anak-anak yang tergabung di Saka Kalpataru ini nantinya akan membantu menyebarkan virus tentang lingkungan hidup.Perkemahan Jusami kita laksanakan dari tanggal 11-13 Oktober 2019 di Lapangan Sanggar Kwarcab Mesuji,di desa Berasan Makmur Kecamatan Tanjung Raya.” jelas Bambang usai acara penutupan Perjusami Minggu (13/10).
Bambang mengatakan Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerjasama antara Kwarcab Mesuji dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mesuji. Dalam rangka pengukuhan sekaligus pembinaan tentang kepemimpinan dan lingkungan kepada generasi muda khususnya pramuka Saka Kalpataru dengan harapan dapat diterima dengan baik dan diimplementasikan di Sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
“Ya Saka Kalpataru adalah salah satu Satuan Karya Pramuka di Gerakan Pramuka yang khusus bergerak dalam bidang cinta lingkungan hidup. Saka yang dibentuk atas kerjasama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kementerian Lingkungan Hidup ini menekankan pada isu lingkungan, pengelolaan sampah, perubahan iklim dan konservasi keanekaragaman hayati. Tujuan akhir Saka Kalpataru adalah membentuk generasi muda yang ramah pada lingkungan hidup,” kata Bambang.
Sebelumnya Kepala DLH Bowo S Irianto juga menjelaskan Saka Kalpataru dibentuk atas kerjasama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Kerjasama ini disyahkan dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Kupang Nusa Tenggara Timur melalui Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka nomor : 13/Munas/2013 pada tanggal 5 Desember 2013.
“Satuan Karya Pramuka atau disingkat saka merupakan terobosan Gerakan Pramuka dalam menyediakan wadah bagi anggota pramuka usia 16-25 tahun (Penegak dan Pandega) dalam mendalami bidang ketrampilan tertentu,” jelas Bowo..
Bowo juga menjelaskan keberadaan Satuan Karya Kalpataru merupakan wadah pembinaan anggota Pramuka di bidang lingkungan hidup. Saka Kalpataru memiliki krida untuk mewujudkan lingkungan yang bersih asri dan alami, baik pengelolaan sampah hingga perubahan iklim. Dibentuknya saka Kalpataru diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memberikan penyebaran kegiatan pelestarian lingkungan kepada masyarakat dan Sekolah.
“Saka Kalpataru juga merupakan jalinan kemitraan DLH dengan Gerakan Pramuka sesuai dengan nota kesepakatan antara Menteri Lingkungan Hidup dengan Gerakan Pramuka,” pungkasnya (mis)