Tinjau Pasar Pulung Kencana, Umar Ahmad Sampaikan Rencana Pembangunan Sentral Pasar Ternak

30

Radartuba.com, TUBABA-Sektor perdagangan sebagai penunjang perekonomian masyarakat menjadi perhatian khusus Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Hi. Umar Ahmad, SP. Salah satunya adalah perdagangan hewan ternak yang merupakan potensi usaha cukup besar jika pengelolaannya dilakukan dengan baik dan maksimal. Mungkin atas dasar itu, Bupati Umar Ahmad mempunyai keinginan adanya Sentral Pasar Ternak guna menunjang kegiatan jual-beli ternak di daerah setempat.

Hal ini diungkapkannya kepada para pedagang saat meninjau pasar ternak di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (10/10) pagi. Berdasarkan pantauan, Bupati didampingi Arsitek asal Bali Gede Krisna dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Iwan Mursalin, S.Si, MM, MT. Selain ke lokasi pasar ternak, Bupati juga mendatangi dan berbincang-bincang dengan para pedagang sayuran, ikan, dan lainnya.

“Pemerintah daerah mempunyai keinginan mempersiapkan lokasi tempat penjualan hewan ternak, asalkan para pedagang mempunyai komitmen siap menjaga dan memelihara pasar tersebut nantinya. Sebab kita berharap kegiatan jual beli ternak bisa setiap hari (harian),”ungkap Bupati Umar Ahmad saat berbincang-bincang dengan para pedagang kambing di TPS Pasar Pulung Kencana tersebut.

Untuk itu, Bupati berharap para pedagang terlebih dahulu bermusyawarah dengan para penjual yang ada di pasar-pasar lainnya sebelum pemkab menyiapkan sentral pasar ternak tersebut. Sebab menurutnya, pengelolaannya nanti harus dilakukan dengan baik.”Jangan sampai sudah kita siapkan lokasi ternyata masih ada penjual yang mengelompok dan berdagang di tempat lain sehingga pasar ternak itu menjadi sepi,”cetusnya.

BACA JUGA:  Plt Bupati Mesuji Saply mendukung pembangunan JTTS

Keinginan bupati tersebut disambut baik oleh para pedagang ternak. Hal ini tentunya mengingat di Tubaba belum memiliki sentral pasar ternak, melainkan masih bergabung satu lokasi dengan pasar umum yang ada.”Kami menyambut baik keinginan bupati. Paling tidak keberadaan Sentral Pasar Ternak itu akan memudahkan kegiatan jual beli ternak,”singkatnya. Selain itu, dengan adanya sentral pasar ternak tersebut masyarakat juga tidak perlu jauh-jauh lagi memasarkan ternaknya sehingga ekonomi masyarakat diharapkan dapat lebih baik. Hal ini tentu juga memudahkan calon pembeli ketika membutuhkan hewan ternak.(ded)