Sosialisasi PAMSIMAS III, Bupati : Jaga dan Pelihara Sarana Yang Telah Dibangun

17

Radartuba.com, TUBABA– Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Hi. Umar Ahmad, SP meminta masyarakat khususnya Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS) di tiyuh-tiyuh yang mendapatkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS III) dapat terus berpartisipasi aktif ikut memelihara seluruh sarana yang telah dibangun melalui program PAMSIMAS III agar dapat terus dimanfaatkan dan terjaga kelestariannya.

Hal ini ditegaskannya dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten bidang Administrasi Umum Perana Putera, SH, MH, pada kegiatan Sosialisasi Program PAMSIMAS III Kabupaten Tubaba di Ruang Rapat Wakil Bupati, Kamis (10/10). Berdasarkan pantauan, kegiatan tersebut diikuti kepala satker dan camat se-Kabupaten Tubaba.

“Sesuai amanat pemerintah bahwa pembangunan sarana harus berkelanjutan, maka pasca pelaksanaan kegiatan atau pembangunan sarana air minum dan sanitasi dari program PAMSIMAS diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga warga sekitar bisa menikmati air bersih dan sanitasi yang baik,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, Program PAMSIMAS bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan di wilayah pedesaan dan peri urban.”Dengan dilaksanakannya Program PAMSIMAS III di Tubaba diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat di bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini,”harapnya.

BACA JUGA:  Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Umar Ahmad Sampaikan iniā€¦

Perana juga menyampaikan bahwa Program PAMSIMAS ini telah dilaksanakan mulai dari PAMSIMAS I Periode 2008-2012, PAMSIMAS II Periode 2013-2015, dan PAMSIMAS III Periode 2016-2020. Sementara bagi Kabupaten Tubaba, program tersebut telah masuk tahun ke 4, bahkan sampai dengan tahun 2019 ini PAMSIMAS III melaksanakan pembangunan di 54 tiyuh, yakni 43 tiyuh dari dana APBN dan 11 tiyuh dari dana APBD. “Sebanyak 30 tiyuh telah selesai dilaksanakan pada tahun 2017 dan 2018, sedangkan 24 tiyuh masih dalam tahap pelaksanaan kegiatan,”ulasnya.

Dia juga menambahkan bahwa, dalam RPJPN 2005-2025 dan RPJM 2015-2019, pemerintah melalui program pembangunan nasional ‘Akses Universal Air Minum dan Sanitasi Tahun 2019’, menetapkan bahwa pada tahun 2019 Indonesia dapat menyediakan layanan air minum yang aman dan sanitasi yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia. (rls/ded)