Gali Potensi Ekonomi Kreatif Tiyuh, Pemkab Tubaba Adakan Workshop Tiyuh Siaga Mandiri

10

Radartuba.com, TUBABA -Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) setempat menggelar Workshop Tiyuh Siaga Mandiri di Berugo Cottage, Panaragan Jaya, Selasa (8/10). Dalam workshop yang diikuti oleh utusan tiyuh dari Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar tersebut disajikan materi tentang kerajinan bambu dan desain grafis. Kegiatan itu Rencananya, kegiatan itu akan berlangsung hingga Jumat (11/10) mendatang.

Kabid Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat pada DPMT Kabupaten Tubaba, Iwan Setiawan, SH, MH, mengatakan,  workshop tersebut bertujuan untuk mencari potensi-potensi yang ada di setiap tiyuh dengan sasarannya adalah pemuda kreatif.“Yang kita lakukan hari ini hanya memberi stimulannya saja, ke depan kita harapkan tiyuh-tiyuh itu akan terdorong untuk mengembangkannya menjadi program tiyuh,” ungkapnya di sela-sela workshop tersebut.

Menurutnya, saat ini masyarakat di sekitar kita masih sangat tergantung dengan sektor pertanian, perikanan dan  perkebunan. Saat semua sektor itu lemah, kita upayakan bagaimana meningkatkan kreativitas yang bisa menghasilkan nilai lebih.” Kita sengaja mendatangkan kawan-kawan tenaga ahli untuk memberi pelatihan, agar dapat meningkatkan kualitas produk-produk lokal, sehingga bisa lebih laku di pasaran,”terangya.

“Tadi saya sampaikan bahwa kita sudah banyak destinasi wisata, banyak orang berkunjung ke Tubaba, tapi belum banyak oleh-oleh yang bisa dibawa, dan masih sangat sulit kita mencarinya. Maka, melalui kesempatan ini akan kita dorong kawan-kawan ini yang membuat produk walaupun sekecil apa pun untuk di kembangkan,”ulasnya.

BACA JUGA:  Hadiri Pelantikan PCNU Tubaba, Bupati Umar Ahmad Sampaikan Ini…

Sementara, Rully selaku pemateri pada workshop tersebut mengatakan bahwa dirinya akan membantu pengembangan industri kreatif di Tubaba. Bahkan menurutnya, di kabupaten ini sangat terbuka untuk dikembangkan produk-produk kreatif dan yang diperlukan adalah sentuhan kreatif.

“Misal, pengrajin membuat suatu produk, maka dia harus diimbangi dengan desain grafis untuk packaging, untuk itu di kombain jadi sesuatu yang punya nilai lebih tinggi,”jelasnya.”Saya berharap industri kreatif di Tubaba bisa berkembang, Para peserta workshop ini akan mempunyai keahlian dan bisa berbagi di masyarakat. Mereka juga bisa membentuk perkumpulan, membuat usaha baru. Dengan begitu, akan banyak industri kreatif di tiap-tiap tiyuh nantinya.”pungkasnya. (rls/ded)