Dinas Pendidikan Tuba Gelar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas bagi Pelajar/Komunitas Pendidikan

38

Radartuba.com, Menggala – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Nasaruddin, S.H.,M.H. kembali menggulirkan program baru. Setelah beberapa waktu yang lalu di-launcing oleh Bupati Winarti Program Gerakan Ayo Belajar Subuh dan Green School / Sekolah Hijau, kini dirancang Program Tertib Berlalu Lintas bagi Pelajar di Seluruh Tulang Bawang.

Terkait hal tersebut, telah digelar “Sosialisasi Tertib Lalu Lintas bagi Pelajar/Komunitas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang 2019″. Acara digelar di aula Dinas Pendidikan dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ir. Anthoni, M. M. mewakili Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti, S.E., M.H. Rabu (02/10/19).

Turut mendampingi Sekda Anthoni adalah Kapolres Tulang Bawang, Kadisdik, Kepala Polisi Pamong Praja, Kadishub, Kadis PPA.

Selain Kadisdik, dari jajaran pejabat Dinas Pendidikan tampak Sekretaris Dinas Pendidikan Yenny Nugraheny, S. Pd., M. M., Kabid GTK Yohana S. W., M. Pd. Kabid Dikdas Dediyanto, S. E., M. M., Kabag Personalia Darsani, S. E., Kasi Kurikulum SMP Wiwi Nurhayati, S. Pd. I., Kasi GTK SMP Medisyah Putra, M. M. , Korwas Siswoyo, S. Pd., M. Pd. dan sejumlah pengawas pembina SD dan SMP.

Kemudian Ketua MKKS SMP, SMA, SMK dan jajaran, Ketua Sub Rayon SMP, Ketua K3S, Ketua IGTK, Pengurus PGRI Kabupaten dan Kecamatan se-Tulang Bawang.

Kadisdik Nasaruddin selaku Ketua Panitia penyelenggara dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa korban kecelakaan lalu lintas semakin bertambah apalagi ditunjang oleh posisi kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini dilintasi oleh jalan negara lintas Sumatra yang semakin padat.

Dalam kesempatan ini, mewakili Bunda Winarti, Sekdakab Ir. Anthoni, M.M. memberikan arahan bahwa tertib lalu lintas adalah aspek yang sangat penting untuk menciptakan SDM yang Unggul.

BACA JUGA:  SMPN 1 Banjar Agung Jadi Tuan Rumah Deklarasi SRA Dan Pelatihan KHA

“Selain itu, kita harap dengan adanya larangan ini, dapat meminimalisasi angka kecelakaan di kalangan pelajar, mengingat anak di bawah umur masih harus dalam pengawasan orang tua,” pesannya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Tulang Bawang AKP Agustinus Rinto, S.T., M.M. mewakili Kapolres Tulang Bawang dalam paparannya mengatakan bahwa,”Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki SIM sesuai dengan kendaraan bermotor yang dikemudikan.” (pasal 77 ayat 1 UU No. 2 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya). Sedangkan SIM hanya dapat diberikan kepada seseorang yang telah berumur 17 tahun, sesuai dengan KTP yang dimilikinya. Atas alasan tersebut maka kegiatan ini dipandang sangat penting.

Walaupun acara semacam ini biasa dilaksanakan setiap tahun tapi untuk tahun ini berbeda karena dibarengi dengan penandatanganan “MoU Tertib Berlalu Lintas bagi Pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK yang belum genap 17 tahun”.

Selain dengan Polres Tulangbawang, MoU ini, juga merangkul Satker di lingkup Pemkab Tulangbawang, di antaranya Dinas Perhubungan, SatPol-PP dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan berita acara kesepakatan tersebut juga merangkul K3SD, MKKS SMP, SMA dan SMK. (rus/ogi)