Rakor Pengawas Pembina Bersama Kepala SMP se-Penawartama, Gedungaji Baru dan Rawapitu

50

Radartuba.com, Penawartama – Bertempat di SMP Negeri 1 Penawartama Jalan Raya Rawajitu Kampung Sidoharjo Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang telah dilaksanakan rapat koordinasi “Fungsi Manajerial Kepala Sekolah”, Senin ( 30/09/2019).

Rapat dipimpin langsung oleh Pengawas Pembina Wilayah Penawartama, Gedungaji Baru, dan Rawapitu Siti Wardiyatmi, S. Pd. M.M. dengan peserta seluruh kepala SMP di tiga kecamatan tersebut. 

Untuk diketahui, SMP negeri dan swasta di bawah binaan Siti Wardiyatmi, S. Pd. M. M adalah SMPN 1, 2, 3 Penawartama, SMP Kosgoro Penawartama, SMPN 1, 2 Gedungaji Baru, SMP PGRI 2 Gedungaji Baru, SMPN 3 Rawapitu, dan SMP Rawapitu. 

Di dalam paparannya, bu Siti – sapaan akrab ibu pengawas – mengatakan bahwa Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 menyebutkan beberapa poin tugas pokok kepala sekolah di antaranya adalah beban kepala sekolah sepenuhnya melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan. Kemudian mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan delapan standar nasional pendidikan. 

Kepala sekolah juga bisa melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan agar proses pembelajaran atau pembimbingan tetap berlangsung pada satuan pendidikan yang bersangkutan. Namun tugas tersebut di luar tugas pokok.

Terkait dengan tugasnya sebagai supervisor bagi guru dan tenaga kependidikan di sekolah, kepala sekolah harus menjamin kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan semestinya. Baik guru maupun tenaga kependidikan harus benar-benar tertib administrasi. Begitu juga dengan kedisiplinan, harus dapat ditegakkan. 

BACA JUGA:  Disdik Tuba Sosialisasi SRA Tahun 2019

“Bukan hanya mendisiplinkan para siswa, kita juga harus dapat mewujudkan kedisiplinan guru dan tenaga kependidikan berdasarkan amanat PP nomor 53 tahun 2010. Kepala sekolah harus dapat membina guru dan tenaga kependidikan di sekolahnya. Demikian pula jika mengalami kendala dalam pembinaannya segera berkoordinasi dengan pengawas pembina dan dinas pendidikan,” demikian arahan pengawas pembina. 

Berkenaan dengan kinerja guru, pengawas juga menekankan agar setiap guru dapat mengelola dengan baik akun SIM PKB masing-masing secara mandiri. “Di sekolah binaan saya, saya tidak ingin ada guru yang ‘gaptek – gagap teknologi’. Semua guru harus dapat memanfaatkan teknologi informatika. Mengapa demikian? Karena ke depan, semua kegiatan guru seperti PKB, PKP, dan PPG akan bersifat on system,” tuturnya. 

“Terakhir, saya juga ingin memastikan  bahwa pelaksanaan program unggulan dinas pendidikan yakni Gerakan Ayo Belajar Subuh dan Green School atau Sekolah Hijau berjalan dengan baik. Oleh karena itu kepala sekolah harus mengevaluasi kegiatan tersebut minimal setiap tiga bulan,” demikian Siti Wardiyatmi menegaskan sekaligus menutup acara rapat koordinasi ini. (rus/ogi)