Lagi, Disdik dan AGPAII Gelar Training Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

20

Radartuba.com, TUBABA– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama dengan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menggelar Training Cara Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum. Kegiatan pelatihan angkatan ke-VI ini berlangsung di SDN 2 Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, mulai Selasa (17/9).

Diketahui, peserta training merupakan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) dari sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Tubaba. Sementara metode hafalan Al-Qur’an yang diberikan dalam pelatihan ini mengadopsi metode yang diajarkan Ustad Bobby Herwibowo yang dinilai tidak membosankan, bahkan cenderung mengasyikkan mengingat metode ini melibatkan aktivitas gerak tubuh yang bisa dengan mudah dipahami.

Salah satu contoh gerak tubuh dalam metode ini adalah dengan isyarat tangan. Dengan Metode Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum tersebut, belajar menghafal Al-Qur’an diharapkan bukan menjadi hal yang sulit lagi, melainkan  dengan cara dan metode yang berbeda ini justru diharapkan membuat siswa semakin antusias menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.

Plt. Kepala  Disdik Kabupaten Tubaba, Budiman Jaya, S.STP, M.IP mengatakan, training angkatan VI ini adalah yang terakhir dan akan berlangsung sampai tanggal 19 September mendatang.”Kegiatan training ini sebelumnya sudah kita lakukan sebanyak 5 (lima) kali.  Training 1, 2, dan 3 itu di SMKN 1 Tulang Bawang Tengah, dan yang ke 4 dan 5 itu di Gunung Agung,”ungkapnya yang juga sebagai narasumber pada kegiatan training tersebut.

BACA JUGA:  Pemuda Muhammadiyah Tubaba Dorong Kadernya Jadi Penyelenggara Pemilu

Dia berharap seluruh peserta pelatihan ini dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh, mengingat ini adalah salah satu upaya dalam mengimplementasikan pendidikan karakter bagi siswa demi melahirkan generasi bangsa yang cerdas dan memiliki ketahanan mental, serta jati diri dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.“Dasar dari pendidikan karakter adalah pendidikan agama, kalau pendidikan agama sudah baik Insya Allah akan lahir generasi-generasi yang baik pula,”pungkasnya. (ded)