Kemarau, Harga TBS Segar Di Mesuji Stabil

22

Radartuba.com, MESUJI–Faktor cuaca berpengaruh terhadap penurunan hasil produksi (trek) Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di kabupaten Mesuji, bahkan penurunan buah sawit saat kemarau mencapai 50 persen.Namun untuk harga TBS stabil yaitu Rp.1100/Kg.

Menurut Hi.Huda salah satu pemilik kebun sawit di desa Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Raya penurunan buah tandan sawit dipengaruhi oleh faktor cuaca dan itu dianggap wajar karena tidak ada hujan sehingga lambat dalam pembuahan namun untuk harga masih stabil tidak turun dan tidak naik.

“Ya karena kemarau wajar terjadi penurunan buah sawit dan ini akan menjadi normal lagi saat musim hujan nanti,” jelas Huda kepada Radar Tuba,Minggu (15/9).

Sementara itu menurut Iwan, salah satu pemilik lapak Jaya Pratama (pengepul) buah sawit di desa Gedung Ram Kecamatan Tanjung Raya mengatakan bahwa pihaknya selaku pengepul juga mengalami penurunan secara signifikan TBS yang di terima selama musim kemarau.

“Cuaca panas menyebabkan pendapatan TBS menurun yakni 8 ton/hari, biasanya di musim hujan TBS yang saya terima bisa mencapai 50 ton/hari yang masuk ke lapak saya,” kata Iwan saat ditemui Radar tuba di lapaknya.

BACA JUGA:  Pemkab Mesuji Laksanakan Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT RI Ke-74

Menurut Iwan,Kendati produksi TBS menurun, harga tetap tergolong stabil,dan tidak turun.

“Kita disini ambil Rp.1100/Kg pak, kalau sedang turun harga bisa sampai 800/kilo tapi untuk saat ini harga masih stabil,” ungkapnya.

Sedangkan TBS yang di terima menurut Iwan berasal dari agen dan petani yang berasal dari kawasan kabupaten Mesuji.

Dan Faktor lain yang menyebabkan penurunan TBS yg masuk ke lapaknya di akibatkan semakin banyaknya lapak-lapak yang menerima TBS.

Diketahui Kabupaten Mesuji merupakan daerah perkebunan diantaranya perkebunan sawit,karet,dan singkong.Namun ketiga komoditas tersebut saat kemarau mengalami penurunan hasil untuk para petani kebun tersebut.(cw1/mis)