Terkait Debu,Camat Mesuji Timur Surati Perusahaan

55

Radartuba.com, MESUJI–Musim kemarau yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia,menimbulkan berbagai macam polemik bagi masyarakat salah satunya masalah debu yang juga menjadi polemik bagi warga khususnya yang tinggal dipinggir jalan raya yang belum diaspal.Selain berdampak tidak baik  untuk kesehatan dengan banyaknya debu sering mengakibatkan kecelakaaan.Seperti halnya yang terjadi di wilayah  kecamatan Mesuji Timur.

Sebagai bentuk kepedulian camat Mesuji Timur Tarbin Putra, SE  mengambil langkah untuk membantu masyrakat dengan menyurati perusahaan-perusahaan di wilayahnya agar dapat berpartisipasi menyiram jalan-jalan poros yang berdebu khususnya yang ramai dan padat penduduk.

“Ya kita prihatin dengan warga karena kemarau ini debu sangat banyak selain dapat mengganggu kesehatan masyrakat, juga sering mengakibatkan kecelakaan dan hari ini saya sudah melayangkan surat ke beberapa perusahaan agar dapat membantu penyiraman jalan untuk mengurangi debu,” jelas Tarbin kepada Radar Tuba kamis (12/9).

Tarbin menjelaskan ada beberapa perusahaan yang di surati untuk membantu dalam penyiraman untuk mengurangi debu di jalan-jalan yang padat penduduk sehabis di lalui oleh mobil.Selain itu dia juga mengaku surat rersebut juga di tembuskan ke Bupati sebagai bentuk laporan dan langkah camat dalam mengatasi debu yang saat ini menjadi masalah,khususnya yang tinggal di pinggir jalan besar atau jalan poros di wilayah kecamatan Mesuji Timur.

BACA JUGA:  Puluhan Wartawan Demo Kantor Dinas PUPR Mesuji

“Setidaknya ada 4  perusahan besar yang kita surati yaitu PT BTLA.PT PPA, PT SIP, dan PT Silva Inhutani Lampung,dan surat tesebut juga kita tembuskan  ke Plt Bupati Mesuji,” urainya.

Pihaknya berharap agar perusahaan-perusahaan tersebut bisa mengakomodir permohonan bantuan penyiraman jalan agar masyrakat tidak terlalu terkena dampak  debu yang dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan dan yang lainnya.

“Mudah-mudahan perusahaan segera merespon permohonan yang kita ajukan dan masalah debu bisa sedikit teratasi dengan adanya partisipasi dari perusahan-perusahaan yang ada di wilayah Mesuji timur,” pungkasnya. (mis)