Himpitan Ekonomi, Banyak Warga Mesuji Bekerja Di Luar Negeri

34

Radartuba.com, MESUJI–Lantaran himpitan ekonomi masyarakat Mesuji banyak yang bekerja di luar negeri.Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Mesuji mencatat setidaknya per Januari-Agustus sebanyak 333 orang  berprofesi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersebar di sejumlah negara seperti Taiwan,Hongkong,Malaysia Singapura dan Brunai Darussalam.

Menurut kepala dinas tenaga kerja kabupaten Mesuji,Rifriyanto melalui Didin selaku kepala seksi (Kasi) pembinaan pelatihan dan tenaga kerja menjelaskan,jenis profesi PMI pun bervariatif, mulai dari sektor formal, maupun informal, sektor formal yaitu PMI yang bekerja di bidang industri, sedangkan informal dalam bentuk Asisten Rumah Tangga (ART).

“PMI yang berasal dari Mesuji sendiri lebih dominan berprofesi di sektor informal yaitu sebanyak 273 orang dan seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Sedangkan,di sektor formal sebanyak 60 orang diantaranya 9 orang wanita dan 51 orang laki-laki,” jelas Didin kepada Radar Tuba, Kamis (12/9).

Menurutnya faktor yang mendorong warga Mesuji ingin menjadi PMI diantaranya adalah himpitan ekonomi serta juga ajakan dari saudara/kerabat yang telah dulu menjadi PMI di luar negeri.Sementara disnaker sendiri bersifat rekomendasi kepada calon PMI untuk pengurusan dikantor imigrasi dan polres sebagai bagian dari persyaratan dan bukan merupakan bagian dari final penentu keberangkatan calon PMI tersebut.

BACA JUGA:  Plt Bupati Mesuji Kunjungi Rumah Terbakar Di Wiralaga I

“Kita bersifat rekomendasi, serta melayani pembuatan kartu pencari kerja/ak 1, untuk syarat berkas di tingkat imigrasi” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama Ratnasari warga Mesuji calon PMI yang tengah mengurus administrasi di Disnaker berencana akan berangkat ke Taiwan sebagai Asisten Rumah Tangga. Ratnasari sendiri memilih Taiwan karena ajakan dari saudaranya yang telah lama menjadi PMI disana.

“Saya ke Taiwan di ajak Tante, jadi saya disana nanti jadi asisten rumah tangga yang di tempatkan oleh pihak agensinya pak, saya di kontrak selama 3 tahun di sana” pungkasnya (cw 1/mis)