Disdukcapil Mesuji Sudah Terapkan TTE

96

Radartuba.com, MESUJI–Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyrakat┬áDinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Mesuji telah menerapkan penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) secara daring.Tanda tangan elektronik tersebut diberlakukan sejak 1 April 2019.

Kepala Disdukcapil Mesuji M.Rumi’ja menyambut baik  penerapan TTE tersebut berdasarkan surat edaran Plt Bupati Hi. Saply, mulai di terapkannya di kabupaten Mesuji tanda tangan elektronik pertanggal 01 April 2019. Bahkan system elektronik untuk pelayanan kartu keluarga dan akta kelahiran, pada bulan september telah dikembangkan untuk pelayanan surat pindah dan akta kematian.

“Sistem ini lebih mempercepat pelayanan, ini merupakan hal positif yang sangat bermanfaat untuk peningkatan pelayanan, karna dimana saja saya bisa tanda tangan, baik sedang berada di ruangan kerja ataupun sedang tidak di kantor, yang penting ada jaringan atau wifi jadi untuk menandatangani tidak perlu menunggu saya untuk datang ke kantor,” jelasnya kepada Radar Tuba, Rabu (11/9).

Menurutnya untuk menandatangani dia hanya perlu membuka aplikasi dan proses tanda tangan bisa dilaksanakan dari berkas yang telah di ajukan oleh Kepala Bidang (Kabid)  yang telah di verifikasi kelengkapan berkasnya.

Untuk proses tanda tangan sendiri harus login ke aplikasi ini sendiri, jadi tidak semua orang bisa mengakses karena memiliki sandi yang hanya di ketahui oleh kepala dinas.

“Jadi saya hanya perlu membuka aplikasi dari daring dan melihat berkas yang masuk yang di kirim dari kabid, setelah di periksa oleh kabid lalu di tandatangani,” terangnya.

BACA JUGA:  Mappilu Mesuji Himbau Peserta Pemilu Taati Aturan

Ia menambahkan karena belum di lengkapi dengan pemberitahuan atau notifikasi jadi harus membuka aplikasi minimal 2 menit sekali untuk melihat berkas yang masuk.

“Ya kita lihat di aplikasi apakah ada yang perlu di tandatangani, jika perlu di cek lagi ya kita cek, setelah itu di tandatangani” ungkapnya.

Menurut Rumi’ja system.daring kendala adalah ketika gangguan jaringan, baik jaringan server maupun gangguan jaringan pada penyedia jaringan daring itu sendiri, itu merupakan kendala teknis.

System ini juga  turut di awasi oleh badan Siber Sandi nasional (BSSN)setiap yang ditandatangani terekam oleh  BSSN.

“Dibandingkan tanda tangan manual metode ini sangat membantu, jadi semakin cepat di entri dan di periksa oleh kabid, setelah di kirim dan di tandatangani, langsung bisa di cetak, jadi semakin cepat pelayanan,” pungkasnya (Cw1/mis)