Buka Peluang Bisnis Tanpa Riba, Pemkab dan Maxwin Organization Teken MoU

103

Radartuba.com, TUBABA-Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kedatangan tamu seorang Mentor Bisnis Anti Riba, Selasa (10/9) siang. Adalah Maxmillian Wienardi, konsultan sekaligus pendiri Maxwin Organization yang merupakan sebuah organisasi yang berafiliasi dengan PT BeliBisnis.com yang di klaim sebagai developer (pengembang) bisnis anti riba. Dalam pertemuan itu, lahir sebuah kesepahaman yang dituangkan secara tertulis dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman mengenai pengembangan ekonomi tanpa riba yang ditandatangani langsung oleh Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad, SP dan Maxmillian Wienardi.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Brugo Cottage, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, juga disaksikan oleh Sekdakab Herwan Sahri, SH, M.AP. Selain itu, hadir pula Asisten bidang Pemerintahan Agus Subagio, S.Sos, Asisten bidang Administrasi Umum Perana Putera, SH, MH, Kepala BPKAD Mirza Irawan DA, S.Sos, Kepala Dinas PUPR Iwan Mursalin, S.Si, MM, MT, dan Kepada Dinas Koperindag Khairul Amri, SH, serta Bagian Hukum Setdakab Tubaba.

Ditemui seusai penandatanganan MoU tersebut Maxmillian Wienardi yang juga selaku CEO BeliBisnis.com memaparkan tentang konsep bisnis dengan sistem pembiayaan tanpa riba. “Kami mengembangkan bisnis tanpa riba, dan kami juga memiliki yayasan pendidikan anti riba yang akan memberikan edukasi bisnis tanpa riba. Dan hari ini kami melakukan MoU bagaimana membangun Kabupaten Tubaba tanpa PAD dan tanpa APBD, konsepnya adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten bisa memiliki saham yang menggurita,”ungkapnya.

Bahkan pihaknya juga mengaku siap untuk mengembangkan ekonomi masyarakat di Tubaba, khususnya Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan konsep pendanaan tanpa jaminan, tanpa bunga, dan tanpa pengembalian.”Jadi UKM akan kita jadikan PT, mengapa demikian karena selama ini UKM konsepnya mencari bantuan seperti KUR dan kita tahu banyak yang macet, diberi bantuan subsidi pupuk tapi tidak maksimal, atau diberikan traktor tinggal bannya saja. Tapi dengan kami PT kan, petani akan punya taraf hidup lebih baik,”ujarnya.

BACA JUGA:  Pemprov Terkesan Dengan Konsep Dekorasi MTQ di Tubaba

Saat ini, lanjutnya, ekonomi Indonesia tidak efisien karena banyaknya tengkulak rentenir, dan sistem ijon yang semua itu menurutnya sangat menghambat ekonomi.”Dengan mem-PT-kan UKM maka tidak akan melewati tiga hal yang menghambat ekonomi tersebut. Jadi, UKM akan mampu bersaing dan semakin modern. Konkritnya, kita akan mendirikan sebuah Holding Company atau pabriknya perusahaan yang nantinya akan memiliki ratusan anak perusahaan,”tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tubaba Hi.Umar Ahmad, SP menilai tawaran yang disampaikan oleh BeliBisnis.com atau Maxwim Organization adalah sebuah peluang sekaligus tantangan bagi seluruh masyarakat untuk mengembangkan usaha dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan perekonomian. Artinya Pelaku usaha nantinya bisa mengajukan potensi usaha UKM yang terlebih dahulu tentu akan dianalisis oleh BeliBisnis.com untuk kemudian akan didukung dengan permodalan dan edukasi bisnis tanpa jaminan, tanpa bunga dan tanpa pengembalian modal dengan konsep tanpa riba.”Ini adalah sebuah peluang dan tantangan yang bisa menjadi jalan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat,”singkatnya. (ded)