Tubaba Camp II : Empat Hari “Berpetualang”, “Ksatria Nenemo” Kembali ke Pangkuan Ibunda

146

Radartuba.com, TUBABA– Upaya pembentukan karakter dan jati diri siswa berlandaskan prinsip Nenemo-SSL (Nemen, Nedes, Nerimo – Sederhana, Setara, dan Lestari) terus dilakukan oleh Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba). Hal ini merupakan langkah nyata dari komitmen Pemkab Tubaba yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga memprioritaskan pembangunan manusianya (SDM).

Tubaba Camp adalah salah satunya. Sebuah kegiatan yang diisi dengan berbagai aktivitas kreatif berbasis pada penumbuhkembangan karakter siswa yang diharapkan dapat menjadi wahana dalam mengembangkan aktivitas edukasi, pengembangan dimensi diri, dan pengembangan skill siswa. Pada gelaran kedua ini, kegiatan berupa Camp Training tersebut berlangsung selama 4 (empat) hari dimulai sejak Minggu (1/9) lalu. Ada 48 siswa Sekolah Dasar (SD) yang tergabung sebagai “Ksatria Nenemo” angkatan kedua ini. Mereka pun telah selesai menempuh pembelajaran tentang melatih diri untuk mandiri dan disiplin, menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air, menumbuhkan kecintaan pada Tubaba, menumbuhkan rasa cinta lingkungan, dan memaknai prinsip Nenemo-SSL.

Para Ksatria Nenemo ini berasal dari 24 SD dari Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar. Sejak masuk Tubaba Camp, mereka dihantarkan langsung oleh orang tuanya. Begitupun kepulangannya pada hari ini (Rabu, 4/9) yang dilepas secara resmi oleh Bupati Tubaba, para orang tua dengan penuh antusias kembali menjemput putra-putrinya di Taman Budaya Kota Uluan Nughik yang menjadi pusat kegiatan Tubaba Camp tersebut.

Saat menutup secara resmi Tubaba Camp edisi kedua tersebut, ada pesan tersirat yang disampaikan oleh Bupati Tubaba, Hi. Umar Ahmad, SP. Salah satunya, seluruh masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Untuk mewujudkan itu, kesadaran diri menurut Umar menjadi kuncinya. Bupati Umar Ahmad berharap semua pihak menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, termasuk meminimalisir produksi sampah khususnya sampah plastik.

BACA JUGA:  Lepas Kontingen Pertida IV, Kak Fauzi : Jaga Nama Baik Daerah

“Jika hal ini tidak kita tanamkan sejak sekarang, bisa kita bayangkan seperti apa kondisi lingkungan yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita kedepan. Nah, itulah salah satu yang ingin kita tanamkan sejak dini kepada pelajar dan generasi muda melalui Tubaba Camp ini dalam rangka menumbuhkembangkan karakter dengan prinsip Nemen (pekerja keras), Nedes (tahan banting), Nerimo (ikhlas) dan nilai-nilai kesetaraan, kesederhanaan, kelestarian,”ungkapnya.

Dengan begitu, lanjutnya, upaya menjadikan Tubaba bukan hanya sekedar singkatan dari Tulang Bawang Barat, tapi Tubaba sebagai masa depan bumi Ragem Sai Mangi Wawai dapat terwujud. “Salah satu ciri-cirinya adalah ditandai dengan warganya yang memegang teguh prinsip Nemen Nedes Nerimo serta menjaga nilai-nilai kesetaraan, kesederhanaan, dan kelestarian. Di Tubaba Camp, prinsip dan nilai-nilai itulah yang ditanamkan dalam rangka mewujudkan Tubaba seutuhnya,”ulasnya.

Di satu sisi, Bupati juga mempunyai penilaian khusus terhadap Tubaba Camp dimana menurutnya bisa menjadi ruang kebahagian, begitu pula Tubaba yang kedepannya diharapkan menjadi ruang kebahagiaan bagi kita semua.”Menurut pendapat saya, kebahagiaan tidak dapat diraih begitu saja, tapi harus diperjuangkan. Untuk itu berbagai upaya kita lakukan, salah satunya adalah melalui Tubaba Camp yang dapat menghadirkan ruang kebahagiaan,”tandasnya seraya berharap, mutu kegiatan Tubaba Camp dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tubaba, Budiman Jaya, S.STP, M.IP menjelaskan, Tubaba Camp bertujuan untuk menguatkan karakter siswa, agar mereka bisa mandiri, bersikap, bersahabat, termasuk memahami pancasila dan NKRI. Dia juga berharap kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan Tubaba Camp tersebut dapat membanggakan orang tua dan membawa nama baik Tubaba.”Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah mengantarkan dan menjemput putra-putrinya,”singkatnya.(ded)