Puluhan Warga Pengajian di Moro-Moro Mesuji Keracunan Mie Ayam

16

Radartuba.com, MESUJI— Puluhan warga di Moro – moro Kawasan Register 45 Kabupaten Mesuji Jumat (30/8/) mengalami keracunan diduga setelah mengonsumsi mie ayam di salah satu acara pengajian di daerah setempat.
Data yang berhasil dihimpun terdapat 32 -an warga dan anak – anak yang mengalami keracunan akibat makanan mie ayam tersebut.Pihak berwajib masih menyelidiki penyebab kasus keracunan yang menimpa para jamaah pengajian tersebut.
Kepolisian Polres Mesuji akan berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan dan Badan POM untuk melakukan uji laboratorium sampel mie yang dikonsumsi para korban, polisi juga menelusuri asal pembuatan mie ayam tersebut.
“Kami sudah minta keterangan dari warga yang menggelar pengajian itu Suhanto (51) Yang bersangkutan mengatakan bahwa mie ayam tersebut memang dia buat sendiri,” kata Kasat Reskrim Polres Mesuji, AKP. Denis Arya pada Radar group Sabtu (31/8/).
Selain itu, menurut Denis petugas juga sudah melakukan pemeriksaan pada lokasi pembuatan mie di rumahnya petugas juga melihat dan memeriksa peralatannya.
Masih kata dia polisi juga telah mengambil sampel mie yang dikonsumsi oleh warga di acara pengajian itu. Sampel tersebut saat ini masih dilakukan uji laboratorium untuk meneliti terkait apakah ada bakteri sehingga menyebabkan keracunan.
“Untuk menyelidiki kasus keracunan yang menimpa jamaah pengajian ini penyidik Mulai melakukan penyidikan investigasi pemeriksaan sampel mie secepatnya hasilnya kita sampaikan sebab saat ini kita masih terus Lakukan penyelidikan,”Jelas denis?
Ditempat terpisah Atna (45) warga setempat membenarkan adanya keracunan tersebut ia benar kemarin Jumat pukul 13.00 WIB ada yang keracunan Korbannya jamaah pengajian di salah satu rumah warga di kawasan Moro moro.
Menurutnya korban yang diduga mengalami keracunan hampir 30 an orang lebih dan sudah mendapatkan perawatan di Klinik terdekat peristiwa itu diketahui setelah sebagian jamaah pengajian mulai merasakan sakit perut disertai mual seusai menyantap hindangan mi ayam pada acara tersebut.
“Rasa mual dan sakit perut dan lemas dialami korban secara bersamaan, sebagian merasakan sakit di perut setelah berapa saat usai menyantap makanan di acara pengajian rutin tersebut,”ujarnya
Data yang dihimpun Radarlampung group Hingga Sabtu (31/8), total terdapat 32 korban keracunan Dari jumlah itu yang masih menjalani rawat inap sebanyak 22 orang Dewasa ibu ibu dan 10 anak anak.(mis)