Dinas PRKP Melakukan Sosialisasi Pendataan Rumah Tidak Layak Huni

46

Radartuba.com, Tulang Bawang – Dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat, pemkab Kabupaten Tulangbawang melalui dinas perumahan rakyat dan kawasan pemukiman (PRKP) melakukan sosialisasi dan pendataan rumah tidak layak huni, di kelurahan menggala kota kecamatan menggala. Senin (2/9/2019)

Sejumlah warga kampung palembang, kelurahan menggala kota menghadiri sosialisasi pendataan rumah tidak layak huni dan mendapatkan penjelasan tentang pendataan rumah tidak layak huni oleh petugas dari dinas PRKP, kabupaten Tulangbawang sendiri untuk 2020 mendapatkan DAK dari pusat.

Kasi Pertahanan Provinsi Sandi Suryantoro dalam acara tersebut mengatakan, untuk mengambil data tidak layak huni di Kabupaten Tulangbawang yang mana banyak aspek dalam penilaian melihat kondisi rumah dan kesehatan lingkungan daerah tempat tinggal calon penerima bantuan.

Dalam acara ini dinas hanya melakukan pendataan,”untuk jumlah dana DAK yang akan didapat nanti belum bisa di pastikan berapa nya, tapi yang sudah pasti kabupaten Tulangbawang untuk 2020 mendapatkan DAK dari pusat oleh karena itu pendataan ini sangat penting karena ini yang akan kita ajukan kepusat mengingat Apabila Tulangbawang tidak mengirimkan data ini maka untuk lima tahun kedepan pun Tulangbawang tidak akan menerima Dana Alokasi Khusus bedah rumah,”ucapnya

Lebih lanjut, pendataan ini nanti nya akan di kirimkan langsung melalui aplikasi e-RTLH. Aplikasi elektronik Rumah Tidak Layak Huni ini dimaksudkan untuk mempermudah pengusulan rumah tidak layak huni (RTLH) ke Pemerintah Pusat karena dengan aplikasi ini RTLH yang diusulkan diinput kedalam database sehingga dapat secara langsung sebagai usulan jumlah RTLH yang ada.

BACA JUGA:  Banjir Mulai Surut,Warga Tetap Diminta Waspada

“saya berharap demi kelancaran pelaksanaan ini kita harus bergerak bersama untuk menjemput bola DAK tersebut, tentu jangan sampai energi orang dinas yang tengah semangat semangat dalam hal ini di rusak dengan data yang tidak falit yang mana tentu dinas kedepan akan kesulitan untuk menjemput bola mendapatkan DAK tersebut, oleh karena itu mari kita sama – sama bersinergi membangun daerah kita untuk mendapatkan rumah yang layak huni, harap Sandi.

Sedangkan salah satu masyatakat Hendri berharap apabila program ini benar-benar ter realisasi untuk 2020 dirinya berharap agar yang menerima bantuan tersebut merupakan orang yang benar-benar layak untuk menerimanya.(mad)