Ketua Apdesi Mesuji Berang Ini pasalnya

660

Radartuba.com, MESUJI–Ketua Asosiasi perangkat desa seluruh indonesia (Apdesi) Kabupaten Mesuji Yusuf Arrasulli berang terkait postingan di Media sosial (Medsos) Fece Book yang dianggap merugikan seluruh kepala desa se Kabupaten Mesuji.

Bahkan Usuf panggilan akrab Yusuf Arraulli yang juga kepala desa Sidang Gunung tiga itu mengaku tidak terima jika ada oknum yang menjelek-jelekkan kepala desa atau menuduh kepala desa korupsi dan sebagainya jika tidak terbukti kebenarannya,dan dia sebagai ketua Apdesi akan membela kepala desa.

“Saya selaku ketua apdesi menyayangkan akun fb yang masih dirahasiakan karena sudah membuat statemen yang seharusnya tidak menulis seperti itu ” jelasnya kepada Radar Tuba selasa (27/08).

Atas Postingan itu Usuf sudah berkordinasi dan menghubungi beberapa kepala desa siapa sebenarnya yang di maksud oleh Akun Misterius itu sebab menurutnya tidak ada kepala desa se kabupaten Mesuji yang bergaya seperti yang di tulis Akun Fb tersebut.
Bahkan pihaknya selaku ketua Apdesi akan melaporkan Akun Fb itu ke Polres Mesuji.

BACA JUGA:  Pj Sekda Mesuji Buka Calon Desa ODF

“Saya akan mengajak seluruh kades se Kabupaten Mesuji untuk melaporkan akun tersebut ke Polres karna statemen Akun fb itu merugikan semua kades yang ada di Mesuji,”ancamnya.

Menurutnya jangan sekali-kali membuat statemen yang dapat menyingung dan merugikan pihak lain dan bijaklah jika menulis di Media sosial karena ancaman di UU ITE sudah jelas kalaupun ada yang korupsi tinggal dilaporkan.

“Kalau pun oknum kades ada yang korupsi kita kan sudah ada yang berwenang untuk menangani masalah dana desa (DD) tinggall di laporkan saja,dan Statemennya itu menyangkut semua kades bukan oknum ini masalahnya kecuali dia menyebut nama kadesnya ,” terangnya.

Usuf berang dan tidak terima atas tulisan di akun Fb yang masih dirahasiakan itu yang seolah-olah kepala desa di Mesuji sudah tidak bermoral dan mementingkan kepentingan pribadi.

“Saya selaku ketua Apdesi tidak terima dan akan segera melaporkan akun tersebut ke pihak berwajib,” pungkasnya
(mis).