Empat Motivator Garap Pemuda Tubaba

62

Radartuba.com, TULANGBAWANG BARAT—Empat motivator menggarap sekitar enam puluhan pemuda-pemudi Tiyuh Gunungkatun, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Kedatangan para motivator tersebut sebagai upaya untuk menciptakan generasi-generasi Tubaba yang nemen, nedes, dan nerimo. Kemarin, mereka menguliahi sekitar 65 pemuda Tiyuh Gunungkatun Tanjungan dan Gunungkatun Malai Kecamatan Tuba Udik, Tubaba.
Sesi pertama adalah Gede Krisna. Arsitek desa ini mengungkapkan bahwa pemuda dan pemudi saat ini adalah generasi penerus Indonesia di masa-masa yang akan datang. Karenanya, pengembangan potensi diri agar mempunyai kelebihan dari orang orang lain dan tidak dimiliki yang lainnya sangat perlu dilakukan.
Selain itu, ketersediaan oksigen dan makanan yang sehat merupakan aset besar Bangsa Indonesia khususnya penduduk Tubaba. Karenanya, peningkatan sumber daya manusia mutlak diperlukan agar dapat mengelola sumberdaya alam yang ada sehingga bernilai tinggi. ” tanpa sumber daya manusia yang unggul mustahil tidak dapat memainkan peran itu,”terang pria yang dikenal hingga Mancanegara ini.
Yang perlu diketahui bahwa dimanapun berada sumber daya manusia merupakan poin yang utama. Karena sumber daya yang berkualitaslah kelak yang kelak akan menjadi pemenang di setiap pertandingan. “Tipsnya adalah, mari banyak-banyak belajar dan memperluas jaringan. Jangan sampai kita ketinggalan, saya pun merasa bangga dengan melihat antusiasme adik-adik malam ini,”tutupnya.
Penegasan untuk meningkatjan kualitas diri dengan cara terus belajar dan belajar juga diungkapkan dr. Amara Nila. Ahli gizi Universitas Indonesia (UI) ini meminta agar kaum muda Tubaba tidak berfikir sedikitpun meninggalkan tanah kelahirannya. Sebab Tubaba sangat kaya akan potensi yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya. Ia meyakini jika potensi makanan saja dikembangkan dengan berbagai varian dan jaminan kehigienisannya, maka camilan sekecil apapun akan menjadi luar biasa.
Terkait rezeki menurutnya semua sudah ada yang mengaturnya tinggal lagi bagainana cara mendapatkan rezeki tersebut. “Yakinlah kita akan diberi sang pencipta rezeki sesuai dengan yang telah ditentukan,”tutupnya.
Yang tidak kalah penting motivasi dari Bupati Tubaba, Umar Ahmad. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Tubaba ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat sedang giat-giatnya melakukan pembangunan di berbagai bidang. Berkaitan dengan itu tentu akan banyak sekali sumber daya manusia yang dibutuhkan guna menunjang pembangunan tersebut.
Salah satunya sektor pariwisata yang membutuhkan sumber daya manusia handal di bidangnya. Bahkan pihaknya bersama tim dalam satu bulan terakhir ini telah mengunjungi beberapa daerah khususnya Kecamatan Tuba Udik untuk mengembangkan pariwisata.
Pengembangan sektor ini menurut mantan Wakil Bupati Tubaba ini membutuhkan generasi yang Nenemo. Nemen (bekerja keras) Nedes (tahan banting), dan Nerimo (ikhlas). “Sektor ini sangat potensial, apalagi Tubaba ini telah dilintasi oleh Jalan Tol Trans oSumatera (JTTS). Keberadaan JTTS ini sangat menguntungkan Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini. Siapa yang akan beruntung, tentu sumber daya yang andal dan mampu menangkapmpeluang-peluang itu,”tutupnya.
Sementara Shalim, partner Gede Krisna mengaku sangat terhornat bertemu dengan puluhan pemuda Tubaba di Tiyuh Gunungkatun. Karenanya ia memastikan siap berkoordinasi kapan pun dengan anak-anak muda Tubaba untuk membahas berbagai hal. “Saya tentu tidak mengetahui semuanya, namun saya juga punya banyak teman-teman yang juga ahli di bidangnya,”tutup arsitek tradisional ini. (fei).