Ketua DPRD Sidak RSUD Tubaba

15

Radartuba.com, TUBABA– Sepi dari aktivitas dan pelayanan tenaga medis membuat kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memprihatinkan, Ketua DPRD dan sejumlah Anggota DPRD Tubaba, kecewa dan berang.

Setelah melihat dari kejauhan tampak sepi dan tidak terawat, membuat Ketua DPRD Busroni,SH didampingi Wakil Ketua 1 Yantoni dan Ketua Komisi 3 Paisol,SH sontak melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di RSUD tersebut, pada Rabu (7/8/2019) sekitar pukul 15.00 Wib

“Saya sering mengamati RSUD Tubaba ketika pulang pergi ke Kantor, dari jalan saat dikendaraan saya melihat didepan RSUD itu bingkor, seperti tempat mengembala Kambing, soalnya rumputnya sudah subur-subur, makanya saya dengan teman-teman tadi langsung Sidak, ternyata memang benar-benar keterlaluan, manajemen pelayanannya kami anggap gagal” kata Ketua DPRD Tubaba, Busroni,SH.

Lanjutnya, saat melihat disemua ruang pelayanan RSUD tampak sepi, tidak ada dokter dan perawat yang berjaga, sehingga menuru Ketua DPRD Tubaba fasilitas pelayanan kesehatan yang ada sebaiknya ditutup.

“Mungkin dokter-dokter RSUD Tubaba itu kebanyakan praktik diluar dan lebih enak di RS swasta dan praktik dirumahnya saja, jadi tidak ada tanggung jawabnya di RSUD Tubaba. kami benar-benar kecewa melihat RSUD Tubaba yang menurut kami hanya di huni Malaikat saja” Cetusnya

BACA JUGA:  Hanya 7 Partai Yang Ikut Pelatihan Saksi Dari Bawaslu

Sementara itu ditegaskan Yantoni Wakil Ketua 1 DPRD Tubaba, bahwa kunjungan mendadak tersebut untuk melihat sejauh mana pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh manajemen RSUD Tubaba.

“Bupati dan Sekda harus tegas dan selektif menempatkan tenaga pelayanan di Tubaba, terutama tenaga kesehatan atau Dokter, bukan kita tidak tahu aktivitas dokter-dokter RSUD Tubaba, meraka sudah mengesampingkan tugas utamanya dan tanggung jawab di RSUD, maka lebih baik Tutup saja itu Rumah Sakit” Jelas Yantoni
Sementara hingga berita ini diturunkan Direktur RSUD belum bisa dikonfirmasi. (fei/ogi)