Raperda APBD-P Tubaba 2019 Disahkan

12

Radartuba.com, TUBABA– Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tahun Anggaran 2019 disahkan pada Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Pembicaraan Tingkat II atas raperda tersebut, Rabu (7/8) siang di Aula Sidang Gedung DPRD Tubaba.

Pada APBD-P 2019 tersebut diketahui bahwa Pendapatan Daerah Kabupaten Tubaba diproyeksikan sebesar Rp931.769.150.651,-, atau naik 0,04 % dibandingkan APBD Murni 2019. Pendapatan Daerah tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan bertambah sebesar 1,5 % menjadi Rp33.883.490.825,-, Dana Perimbangan sebesar Rp687.455.134.000,-, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp210.430.525.826,-.

Sementara Belanja Daerah diproyeksikan naik sekitar 0,58 %, menjadi Rp1.079.990.512.441,-. Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, SE, MM menyampaikan bahwa kenaikan belanja tersebut didominasi pada Belanja Langsung atau Belanja Publik, yaitu naik sekitar 4,15 %, menjadi Rp599.383.839.826,-, sedangkan Belanja Tidak Langsung berkurang 3,55 %, menjadi Rp480.606.672.615,-.”Meningkatkannya Belanja Langsung pada APBD Perubahan 2019 merupakan salah satu indikator bahwa kita melakukan penajaman pada belanja-belanja pembangunan, dan hal ini diikuti dengan turunnya porsi Belanja Tidak Langsung yang didalamnya terdapat pos belanja untuk pegawai,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Hargai Jasa dan Pengorbanan Pahlawan dan Jadilah Pahlawan Masa Kini

Sementara pada pos Pembiayaan Daerah, lanjut Wabup, Penerimaan Pembiayaan Daerah pada APBD-P Tahun 2019 ditargetkan naik sekitar 0,7 %, menjadi Rp154.448.901.320,-, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Daerah diproyeksikan menurun sebesar 43,39 %, menjadi Rp6.227.539.530,-.

Dalam kesempatan itu, Wabup Fauzi Hasan mewakili jajaran eksekutif juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada DPRD Tubaba yang telah berkenan meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam membahas serta menyempurnakan Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2019 tersebut. Menurutnya, disahkannya Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2019 yang telah melalui berbagai pembahasan dalam beberapa hari ini, merupakan salah satu perwujudan dari komitmen Pemkab dan DPRD bahwa dalam keterbatasan anggaran tidak berarti pembangunan tidak dapat dilaksanakan. (ded)