Gunakan Sepeda,Umar Jajal Spot Wisata Baru Di Tubaba

176

Radartuba.com, TULANGBAWANG BARAT – Bupati Umar Ahmad, Wakil Bupati Fauzi Hasan, dan Wakil Ketua 2 Ponco Nugroho menjajal spot wisata baru di Tulangbawang Barat (Tubaba) menggunakan sepeda. Spot-spot itu terdiri atas Keramat Munggou (Keramat Pejurit Puting Gelang) dan Benteng Sabut (Benteng Pertahanan) yang berdasarkan Penelitian Tim Arkeologi Bandung, telah ada sejak Abad ke-3 lalu.
Didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya Kepala Dinas PUPR Iwan Mursalin, Kadis Pariwisata Gustami, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), Amrullah M.M., Kadis Pariwisata Gustami, Umar dan rombongan memulai trip hari ini dari rumah dinas jabatan bupati, kemudian melintasi Kota Uluan Nughik, dan langsung menyusuri jalan Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU) hingga Tiyuh Gunung Katun dan beristirahat di lokasi tujuan spot pertama yakni Makam Pejurit Puting Gelang atau yang lebih dikenal dengan Keramat Munggou. Namun sebelum sampai lokasi ini, rombongan menikmati udara sejuk pagi dan keindahan jembatan gantung yang memotong Sungai Way Kiri. Jembatan itu juga menambah keindahan dan sensasi tersendiri lantaran membentang lebih dari 100 meter.
Di hadapan puluhan penggowes, Umar memastikan bahwa petilasan peninggalan nenek moyang terdahulu akan menjadi daya tarik wisata baru di Bumi Ragam Sai Mangi Wawai ini. Karenanya Spot pertama yang dilalui Para pengurus ini akan ditata sedemikian rupa oleh Pemkab Tubaba sehingga benar-benar memberikan daya tarik tersendiri bukan hanya bagi wisatawan lokal namun juga nasional dan internasional.
Diungkapkan Umar, merujuk hasil Penelitian Tim Arkeologi Bandung dan tradisi lisan masyarakat setempat, ketokohan para nenek moyang terdahulu patut menjadi contoh dalam rangka menjadikan generasi-generasi Indonesia yang tangguh.
Dari lokasi pertama ini rombongan yang dipimpin para tokoh adat dan masyarakat, diantaranya Ferdi Glr. Setan Sebandar, dan M. Hatta Glr. Setan Pak Mergo, kemudian melanjutkan perjalanan menyusuri tepi Sungai Way Kiri menuju Benteng Sabut yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi ini.
Di Benteng Sabut, rombongan yang juga dikawal langsung Kepalo Tiyuh Gunungkatun Tanjungan, Qodri Azani, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Barmawi, M.M. Kepala Bagian Tapem Somad SP, mengitari lokasi dengan luas sekitar satu hektar tersebut. Merujuk pada hasil penelitian tim arkeologi Bandung bahwa Benteng Sabuk yang merupakan benteng pertahanan para pejuang terdahulu telah ada sejak abad ke-3. Karenanya Umar didampingi Wakil Bupati Fauzi Hasan meyakini jika benteng sabut tersebut memendam berbagai cerita yang menarik dan patut diketahui oleh para wisatawan.
Spot kedua ini juga akan menjadi perhatian khusus Pemkab Tubaba, karena selain memendam cerita yang patut untuk diketahui juga memiliki keindahan alam yang sangat menyenangkan bagi wisatawan. (fei)