Diskes Tuba Sosialisasi Gerakan Deteksi Dini Risiko PTM

10

Radartuba.com, Tulang Bawang – Dinas kesehatan (Diskes) Tulangbawang (Tuba) mengadakan sosialisasi gerakan deteksi dini faktor risiko PTM (penyakit tidak menular) di Tingkat kecamatan kabupaten Tulangbawang, di ruang rapat utama lantai II kantor pemda. Senin(22/7)
Dinas kesehatan mempunyai tugas melakukan sebagian urusan pemerintah daerah di bidang kesehatan untuk menjamin Akses dan mutu pelayanan kesehatan, menerapkan menejemen puskesmas yang profesional dan akuntasi, mengembangkan upaya kesehatan sumberdaya masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya preventif dan proposional kesehatan.
Tren angka penyakit tidak menular meningkat dari 2013 hingga 2018, angkat terkena Stroke pada 2013 mencapai 7%, sedangkan pada 2018 naik menjadi 10,9%, ginjal kronis ada 2013 2%, menjadi 3,8% pada 2018, diabetes 1,5% 2013, naik menjadi 2% pada 2019, sedangkan Hipetensi pada 2013 yang terkena hanya 25,8% sedangkan pada 2018 melonjak menjadi 34,1%.
Plt. Kadis dinas kesehatan Fatoni mengatakan, tujuan diadakan acara ini untuk mensosiaslisakan akan bahaya penyakit tidak menular yang saat ini meningkat secara drastis di derita masyarakat di bandingkan penyakit menular. Obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, penyakit jantung, hingga kangker merupakan penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia
“Penyakit tidak menular dapat menyerang siapa saja secara mendadak, gaya hidup yang tidak sehat, pola makan, hingga merokok merupakan faktor utama. Terlebih lagi untuk Tulangbawang angka gangguan jiwa pada 2019 meningkat,” ujar fatoni
Dinas kesehatan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah kabupaten Tulangbawang 2 Milyar.
Dalam sambutannya Asisten I Ahmad Suharyo mengatakan, agar dapat terciptanya deteksi dini Penyakit tidak menular kepada masyarakat sosialisasi yang dilaksanakan ini supaya untuk di beritahukan kepada masyarakat luas untuk menjaga kesehatan melihat dengan pergantian era yang mana pada saat ini penyakit tidak menular lebih menakutkan di banding pnyakit menular
“pergantian jaman salah satu faktor yang menyebabkan tingginya penyakit tidak menular, kalo dulu penyakit menular sangat di takuti masyarakat tetapi kini penyakit tidak menular sangat berbahaya stroke, diabetes, hipertensi dapat menyerang secara tiba-tiba oleh karena itu dengan dilaksanakan sosialisasi ini saya harapkan yang hadir untuk dapat memberitahu kepada masyarakat menyampaikan materi-materi yang telah disampaikan,”ungkapnya
Hadir dalam acara kali ini asisten I Ahmad Suharyo, plt. Kadis kesehatan Fatoni, kepala dinas bapeda litbang, kepala dinas BPMPK Yen Dahren, pengerak PKK Edi Mulyadi, pengelola puskes, camat,serta kepala kampung kecamatan dente teladas Kabupaten Tulangbawang.(Mad)