Kontraktor Tuba Minta Untuk Hentikan Lelang Cepat

79

Radartuba.com, Tulang Bawang – Puluhan kontraktor yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeknas) mendatangi bagian pengadaan barang dan jasa kabupaten Tulangbawang, senin(15/7)
Kedatangan puluhan kontraktor dan Gapeknas datang untuk memprotes panitia lelang LPSE yang di nilai tidak transparan, Mereka menuntut untuk menghentikan lelang cepat yang akan di lakukan oleh pemerintah Tulangbawang. Lelang cepat menjadi pro kontra dan di rasa ada indikasi permainan oleh oknum-oknum tertentu dengan beberapa bukti yang di temukan oleh beberapa kontraktor.
ketua Gapeknas Tulangbawang Asmuri mengatakan, kehadiran kami kontraktor lokal yang ada di Tulangbawang untuk memprotes pelaksanaan lelang cepat yang dilakukan LPSE Tulangbawang, di duga ada aroma-aroma kejangalan seiring dengan beberapa bukti yang di temukan oleh beberapa kontraktor.
“Lelang pertama yang dilakukan LPSE sampai hari (senin) belum di ketahui hasilnya, akan tetapi LPSE sudah akan melakukan lelang cepat terhadap 19 paket dengan rincian 11 didinas PU, 4 paket di RSUD Menggala, dan 4 paket di dinas kesehatan, bila di total nilainya mencapai 51 Miliar,” jelasnya
Lebih lanjut, akan dilaksanakan nya lelang cepat yang dilakukan panitia LPSE menimbulkan pertanyaan tersendiri oleh beberapa kontraktor.
“mengapa LPSE akan melalukan lelang cepat sedangkan saat ini ada 5 paket yang masih bermasalah dan sampai saat ini tidak ada kejelasan tentang tindak lanjutnya, maka dari itu kami sebagai kontraktor meminta pihak panitia LPSE Tulangbawang untuk menghentikan lelang cepat,” tegas Asmuri
Kabag Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Nanan Sinaga Mengatakan, Terkait dengan laporan 5 paket yang dinilai tidak transparan dan lelang cepat yang akan dilakukan pihak LPSE Tulangbawang semuanya telah sesuai dengan aturan.
“tender lelang yang pertama ini merupakan kelemahan kami dalam informasi dan server yang tidak steril dan sudah di laporkan ke LKPP, yang mana memang benar ada beberapa paket yang terindikasi bermasalah, dengan hadirnya para kontraktor yang meminta untuk di hentikan lelang cepat tentu saya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan tim konsultasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),”ungkapnya.(Mad)