DKP Mesuji Akan Membantu Menghidupkan Kolam Di Wiralaga

28
Semangat gotong-royong anggota kodim 0426/Tuba disambut antusias masyarakat pada kegiatan TMMD ke - 105, Selasa (9/7). Foto Ist For Radar Tuba

Radartuba.com, MESUJI–Minimnya ilmu pengetahuan tentang tata cara memelihara ikan Sebanyak 53 kolam yang terletak di Desa Wiralaga 1 dan wiralaga II,Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji tidak produksi lagi dan mengalami gagal panen setiap tahunnya.
Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mesuji berencana akan menghidupkan kembali kolam yang di buat sejak tahun 2015 lalu.Tujuannya agar bisa produksi atau panen kembali.
Pelaksana tugas (Plt)Kepala dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Pariman SP mengatakan kalau Pemkab siap membantu apa yang menjadi kebutuhan para petani ikan di Desa Wiralaga 1 tersebut seperti, bibit ikan, pakan, serta memberikan pelatihan atau penyuluhan agar tidak kembali gagal panen seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Pemkab Mesuji siap membantu bibit ikan maupun pakannya asalkan masyarakat komitmen dan serius dalam menghidupkan kolam-kolam yang telah lama vakum ini.kami juga akan memberikan pelatihan khusus kepada masayarakat atau kelompok agar tidak gagal seperti sebelumnya.” Jelas Pariman selasa (9/7).
Sementara itu salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji dari Komisi B Bob Nasution, merespon positif dan mendukung sepenuhnya program Dinas Kelautan dan Perikanan tersebut.Menurutnya program kolamnlisasi atau budi daya ikan kolam yang akan digalakkan kembali dengan mengelola kembali kolam-kolam yang telah lama tidak terpakai tersebut dinilai sangat berpotensi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
” Dengan digalakkannya program kolamnisasi ini diharapkan dapat menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat,untuk itu,dalam pelaksanaan nantinya program ini dapat berjalan secara berkesinambungan”. Harapnya.
Politisi dari Partai PDIP ini juga menambahkan, minimnya ilmu dan pengetahuan warga dalam tekhnis budi daya ikan kolam ini menjadi faktor utama gagal nya pengelolaan ikan kolam di masa sebelumnya, untuk itu Putra Asli Daerah Mesuji yang telah dua periode menduduki Komisi B DPRD Mesuji ini berharap agar dinas terkait dapat melibatkan langsung tenaga tekhnis khusus dalam pengelolaan ikan kolam, sebagai pendamping warga dalam memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang tekhnis pengelolaan budidaya ikan kolam.
“Ya kita berharap nantinya pihak DKP bisa memberikan ilmu kepada masyrakat sekaligus memberikan bimbingan langsung tentang tata cara pemeliharaan ikan agar tidak terjadi gagal panen kembali.Baik dari proses pemberian pakan hingga pola pemeliharaan ikan itu sendiri,sehingga para warga yang mengelola kolam dapat memetik hasil hasil yang lebih maksimal,” tutupnya (mis)