Mendekati Idul Adha, Harga Kambing Jantan Merangkak Naik

28

Radartuba.com, TUBABA – Harga hewan kurban di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), khususnya kambing jantan mulai merangkak naik. Hal ini seiring mulai meningkatnya permintaan dari masyarakat. Berdasarkan pantauan, harga seekor kambing jantan layak kurban saat ini sudah berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta. Harga tersebut kemungkinan akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah/2019 Masehi yang jatuh pada Agustus mendatang.

“Sekarang sudah mulai rame mas yang cari kambing kurban. Bahkan dari luar daerah juga ada yang sampai ke tempat kita ini mencari kambing kurban. Harga juga sudah mulai naik,”ungkap Hari (42), salah satu pedagang (blantik) kambing di Kecamatan Tulang Bawang Udik ini saat berbincang-bincang dengan radartuba.com, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, kambing jantan layak kurban dijual dengan harga bervariasi, sesuai dengan ukuran (besar kecil) kambing tersebut.”Kalau kambing jenis kacang harganya sudah berkisar Rp1,5 juta sampai Rp1,7 juta. Kalau ukuran besar seperti jenis rambon harga sudah diatas Rp2 juta. Yang jelas kalau untuk harga tetap bervariasi sesuai ukuran besar kecil badannya,”terangnya.

Meski permintaan semakin banyak, masyarakat tampaknya tak akan kesulitan mendapatkannya, sebab melihat kondisi di beberapa pusat penjualan ternak (pasar ternak) di wilayah Tubaba, stok kambing kurban saat ini terpantau cukup banyak, bahkan bisa dikategorikan melimpah.”Kambing di pasar banyak, belum lagi yang di pelihara oleh peternak. Yang jelas, masyarakat bisa leluasa memilih mana yang cocok,”tukasnya.

BACA JUGA:  Cegah Korupsi, Pemkab Mesuji Terapkan SIPPKD

Naiknya harga kambing saat ini juga diakui Rizki (35), salah satu calon pembeli di Pasar Kambing Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar.”Harga memang sudah tinggi, tapi masih wajar kok mas. Makanya saya sengaja mencari lebih awal, karena takutnya kalau sudah dekat lebaran justru semakin tinggi dan kita tidak ada pilihan lain selain membeli yang ada walau dengan harga yang tinggi. Kalau sekarang kita masih bisa leluasa memilihnya,”singkatnya. (ded)