Masyarakat Harus Teliti Memilih Hewan Kurban, Disnak Siap Terjunkan Tim Pemeriksa

17

Radartuba.com, TUBABA -Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ‎melalui Dinas Peternakan (Disnak) akan melakukan pengawasan ketat terhadap hewan ternak kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah/2019 Masehi yang jatuh pada Agustus mendatang. Untuk melaksanakan ini, Disnak mulai mempersiapkan Tim Pemeriksa Hewan Kurban guna memastikan kesehatan hewan kurban di wilayah setempat, sehingga layak untuk dikurbankan dan dikonsumsi masyarakat.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesmavet pada Disnak Tubaba, Desie Andriyani, SP, MM didampingi Kasi Keswan drh. Irwan Sutrisno mengatakan, pemeriksaan hewan kurban merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan hewan, mulai dari Dokter Hewan, Para Medis, PPL, hingga Petugas Inseminator yang tersebar di wilayah setempat.

“Sekarang masih kita siapkan dan tim ini nantinya akan berkoordinasi juga dengan pihak tiyuh melalui taqmir (pengurus) masjidnya. Selain pengawasan dan pengecekan langsung (monitoring), kita juga sekaligus mensosialisasikan cara pemotongan hewan kurban yang ASUH ( Aman Sehat Utuh dan Halal ),”ungkapnya saat ditemui radartuba.com di ruang kerjanya, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, kegiatan monitoring oleh Tim Pemeriksa Hewan Kurban nantinya akan dilakukan di setiap pasar dan tempat pemotongan hewan atau para tengkulak (tempat jagal sapi).”Jadi tidak hanya hewan kurban yang sudah dipersiapkan untuk dipotong saja yang akan diperiksa, tapi hewan kurban yang akan dijual juga akan diperiksa untuk memastikan kelayakannya. Hal ini agar hewan kurban benar-benar layak, terutama dari segi kesehatannya sehingga aman dan masyarakatpun tidak khawatir mengkonsumsinya,”ujar dia.

BACA JUGA:  APBD Tubaba 2018 Defisit Rp20,76 Miliar, Berikut Uraiannya…

Mengenai kegiatan sosialisasi, Kasi Keswan drh. Irwan Sutrisno menambahkan bahwa beberapa hal penting yang wajib diketahui masyarakat akan disampaikan langsung kepada masyarakat dan para pengurus masjid. Salah satunya yakni tentang ciri-ciri hewan yang sehat.”Masyarakat harus tahu dan teliti dalam memilih hewan kurban yang memenuhi syarat dan kriteria kelayakan. Termasuk ciri-ciri hewan kurban yang menderita sakit juga akan kita sampaikan,”ulasnya.

Hewan ternak yang sehat, lanjutnya, dapat dilihat dari penampakannya, seperti postur yang berdiri, kaki yang kuat dan bulu tubuhnya mengkilat, tidak ada bintik-bintik, cacat atau koreng pada tubuhnya.”Yang jelas, kami sudah mulai monitoring dan terus berkoordinasi dengan PPL yang ada. Hasil pemantauan sementara bersama rekan-rekan yang ada di tiyuh- tiyuh  atau kecamatan, belum ada temuan hewan ternak kurban yang terjangkit sakit. Meski begitu, kami akan tetap rutin pengawasan,”tukasnya.(ded)