Launching BPNT, Fauzi Hasan Ingatkan Peran Aktif Unsur Terkait

56

Kadis Sosial : Tiga Bulan Tidak Ditukarkan, Bantuan Hangus

Radartuba.com, TUBABA – Peran dan fungsi koordinator dan camat diharapkan dapat memperkuat pencapaian tujuan dan sasaran dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di daerah setempat. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Tubaba, Fauzi Hasan, SE, MM saat acara Launching BPNT Tahun 2019 Kabupaten Tubaba di Sesat Agung Bumi Gayow Ragem Sai Mangi Wawai, Komplek Islamik Center, Selasa (9/7/2019).

“Terutama Koordinator BPNT, Koordinator PKH, beserta Koordinator TKSK dan para Pendamping, harus bekerja secara maksimal sesuai tugas pokok dan fungsinya, sehingga program ini benar-benar dapat terlaksana dengan baik, aman, lancar, dan bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan program BPNT ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu,”ungkapnya.

Dijelaskannya, BPNT adalah sebuah program peralihan dari Program Beras Sejahtera (Rastra) dari Kementerian Sosial  RI, yang pelaksanaannya dilaksanakan secara bertahap. Program ini memiliki beberapa keunggulan, yakni lebih tepat sasaran, memberikan gizi yang lebih seimbang kepada masyarakat, memberikan alternatif pilihan kepada masyarakat, mendorong usaha eceran rakyat, dan memberikan akses jasa keuangan kepada masyarakat.”Pada hari ini, Kabupaten Tubaba telah siap untuk melaksanakan program tersebut,”ujarnya.

Melalui program BPNT, lanjutnya, Keluarga Penerima Manfaat  (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 110.000 per bulan, yang dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan pangan di e-Warung yang ada di beberapa titik di wilayah Tubaba.”Saya sangat berharap kiranya program ini dapat terealisasi dengan baik di Kabupaten Tubaba. Sekali lagi saya ingatkan, seluruh unsur dan elemen yang terlibat dalam pelaksanaan program ini harus dapat berperan aktif dalam pengendalian dan juga pengawasan,”pungkasnya.

BACA JUGA:  Jalur Dua Terpanjang Di Tubaba Tampak Kelam

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tubaba M.Rasidi, SH mengatakan, KPM BPNT di Tubaba ada sebanyak 12.510 terdiri dari KPM Program Rastra dan PKH. Namun, lanjutnya, dalam launching BPNT ini hanya KPM Rastra yang dibagikan Kartu Keluarga Sejatera (KKS) BPNT dengan jumlah sekitar 6 ribuan KPM tersebut.”Kalau KPM PKH memang sudah memiliki KKS,”jelasnya kepada radartuba.com melalui telepon, Selasa (9/7/2019) siang.

Dengan KKS BPNT ini, lanjutnya, setiap KPM hanya bisa mendapatkan beras dan telur, bukan yang lainnya, dengan menukarkan bantuan yang diterima setiap bulannya tersebut pada e-Warung yang telah bekerjasama dengan pihak bank.”Dalam hal ini kita bekerjasama dengan Bank Mandiri, dan di Tubaba sudah ada 67 e-Warung tersebar di seluruh kecamatan. Perlu diketahui, bantuan yang diterima ini harus segera ditukarkan di e-Warung. Jika dalam waktu 3 bulan setelah diterima tidak juga ditukarkan maka bantuan akan hangus dan dikembalikan ke Kemensos,”tutupnya. (ded)