Harga Cabai Di Mesuji Masih Bertahan Rp 80.000

17

Radartuba.com, MESUJI – Harga Cabai di Kabupaten Mesuji dan terbang tinggi ternyata masih bertahan dengan harga Rp.80 ribu, sampai pada minggu (7/7).
“Ya mas harga cabai masih 75- 80 ribu perkilo,belum beubah sampai hari ini,” jelas Suyanto penjual cabai dari pasar Brabasan minggu (7/7).
kondisi tingginya harga cabai tersebut masih membuat ibu rumah tangga di kabupaten setenpat masih kebingungan dengan mahalnya komoditas tersebut.Hal yang sama juga dirasakan penjual pecel khususnya yang ada di kawasan pasar desa dekat Komplek perkantoran Pemkab Mesuji desa Wiralaga Mulya Kecamatan Mesuji.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menurut mbah Kaminem (53) pedagang pecel yang sudah berdagang selama setahun lebih meengaku kaget saat dia membeli cabe kecil 1 kg dengan harga Rp.80.000.00 dan harga semahal itu baru dia temukan sekarang.Sebab selama dia berjualan pecel setahun lebih belum pernah belanja cabai kecil semahal itu.
“Ya baru sekali ini saya beli cabai kecil sampai 80 ribu sebelumnya paling mahal 40 ribu,karena mahal akhirnya saya tidak jadi beli satu kilo hanya membeli seperempat saja Rp.20.000.00,” jelas Kaminem kamis (4/6).
Sementara itu menurut Suyanto salah satu pedagang Cabe dari pasar tradisional desa Brabasan Kecamatan Tanjung Raya mengaku menjual cabai seharga Rp.75.000.00 meskipun kawan-kawan penjual cabe lainnya menjual harga Rp.80.000.00.
“Kemarin harga cabai hanya 60 ribu dan hari ini harga cabe naik menjadi 80 ribu dan penyebabnya mungkin karena barangnya langka,” terangnya.
Suyanto menambahkan kalau penjualannya hari ini tidak banyak karena para pembeli kaget dengan perubahan harga yang terjadi hari ini.
“Yang beli tidak banyak tidak seperti biasanya mungkin karena kaget dengan harga cabai hari ini yang mencapai 80 ribu,” tukasnya (mis)