Lima Kelompok Dapat Bantuan Hibah Ternak Itik

75

Radartuba.com, TUBABA -Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan akan menyalurkan bantuan ternak itik hampir ke semua kabupaten/kota se-Lampung di tahun 2019 ini, termasuk Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Terkait hal ini, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tubaba menyatakan bahwa bantuan ternak itik yang akan di berikan dalam bentuk hibah ini merupakan ternak yang siap berproduksi.

Kabid Peternakan pada Disnak Kabupaten Tubaba, Supardiono, SP, MM, menyebutkan, di Tubaba hanya 5 kelompok tani yang akan mendapatkan bantuan ternak tersebut, yakni 3 kelompok di Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar dan 2 kelompok di Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik.”Kita diberitahu dari provinsi Juni lalu,”ungkapnya kepada radartuba.com di ruang kerjanya, Rabu (3/7/2019).

Lima kelompok tersebut, lanjutnya, yakni Kelompok Tani Karya Makmur, Flamboyan, dan Pemuda Tani di Kelurahan Daya Murni, sementara di Tiyuh Karta adalah Kelompok Tani Sumber Rezeki I dan Maju Jaya.”Langsung dari provinsi yang menetapkan kelompok penerima tersebut. Kita kabupaten hanya diberi tugas melakukan verifikasi terhadap masing-masing kelompok,”cetusnya.

Menurutnya, bantuan ternak yang di berikan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus merangsang agar masyarakat juga melirik usaha peternakan itik yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan.”Tubaba juga memiliki potensi itu, sebab dari segi lahan peternakan cukup luas, seperti lahan persawahan yang sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai lokasi peternakan itik,”terangnya.

BACA JUGA:  Tahun Ke-3 Upsus Siwab, Disnak Harapkan Peran Aktif Masyarakat

Jika ini di kembangkan, kata dia, bisa menjadi sektor usaha baru bagi petani dan peternak dalam meningkatkan perekonomiannya.”Usaha ternak itik ini adalah peluang, apalagi di Tubaba populasinya juga sedikit. Bahkan saat ini, untuk ketersediaan telur saja harus mendatangkan dari luar daerah, makanya kita menyambut baik bantuan ini,”ulasnya.

Mengenai jumlah bantuan yang akan diterima kelompok, Supardiono belum mengetahuinya, tapi dia memastikan bantuan yang akan diberikan adalah berupa barang (itik).”Yang jelas, akan segera kita verifikasi kelompok-kelompok tersebut. Setelah itu, mudah-mudahan secepatnya dapat terealisasi dalam waktu dekat ini. Kelompok penerima nantinya juga diharapkan dapat mengelolanya dengan baik sehingga dapat berkembang,”pungkasnya. (ded)