Rencana Bangun Jalur Kereta Api Wisata

23

Pemkab Tubaba Datangi Kemenhub

Radartuba.com, TUBABA -Program-program prioritas terus digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba). Salah satunya fokus pada sektor pariwisata. Berbagai inovasi pun terus dilakukan demi menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata di Lampung. Terbaru, Pemkab Tubaba juga berencana akan membangun Jalur Kereta Api Wisata sebagai upaya dalam pengembangan wisata di daerah setempat.
Jalur kereta api wisata ini rencananya akan dibangun sepanjang 6 kilometer di Kawasan Islamic Center sampai ke Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik, melintasi eks jarinhan irigasi pengairan. Saat ini, Pemkab Tubaba tengah mengupayakannya, bahkan telah berkoordinasi langsung dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) terkait rencana tersebut, Jum’at (28/6) pekan lalu.
Untuk diketahui, Pemkab Tubaba dalam audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Hi.Umar Ahmad, SP, serta didampingi Kepala Dinas Perhubungan Marwan, SE, Kepala Dinas PUPR Iwan Mursalin, S.Si, MM, MT, dan Kepala Bappeda Novriwan Jaya, SP. Kedatangan mereka disambut oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Ir. Zulfikri.,MSc.,DEA beserta Sekretaris Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulmafendi, SE, M.Sc di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kemenhub RI.
Dikonfirmasi terkait hasil audiensi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Tubaba Marwan, SE mengatakan bahwa, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub menyampaikan beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh Pemkab Tubaba sebelum membangun jalur kereta api tersebut. Hal utama adalah tetap berpedoman pada Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Kemudian, lanjutnya, Pemkab Tubaba harus mempersiapkan beberapa studi atau kajian terlebih dahulu sebelum pembangunan konstruksi dilakukan, mulai dari Studi Kelayakan, Studi Penetapan Trase, hingga Detail Engineering Design (DED).”Kalau dana tersedia, tahun ini sudah bisa kita lakukan kajian-kajian tersebut. Tapi yang jelas, secepatnya mau kita usahakan,”ungkapnya kepada Radar Tuba melalui pesan Whatapps, Sabtu (29/6) malam.
“Baru setelah itu, tahapan selanjutnya yakni pengadaan rel beserta komponennya yang dalam ini kita ajukan juga ke Kemenhub. Jadi, nantinya akan dilakukan skema pelimpahan aset hibah dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kepada Pemkab Tubaba. Jika semua sudah selesai, baru dilakukan pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi jalur kereta api tersebut,”pungkasnya. (ded)