Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Akan Temui TS

33

Radartuba.com, Tulang Bawang -Sempat viral dengan penemuan mayat bayi di dalam sumur didaerah unit II beberapa hari yang lalu.

Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten Tulangbawang dalam waktu dekat berencana akan mengunjungi wanita berinisial TS (21),pelaku pembuangan bayi tersebut, untuk mendalami permasalahan dan faktor penyebab ia sampai bertindak setega itu kepada darah dagingnya.

Kabid pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Heniza menjelaskan, hal pertama yang akan dilakukan dinas menanyakan kepastian hukum dan akan memberikan pendampingan psikologis.”Yang pertama kami akan ke polres Tulangbawang untuk menanyakan status hukum TS seperti apa karena kalaupun dia sebagai korban ia tetap sebagai pelaku dan bila memang kondisi TS saat ini sedang trauma kami dari dinas memang sudah ada pendamping pisikologi yang memang bekerjasama dengan kami, yang mana nanti pisikolog akan memberikan motivasi, mengajak yang bersangkutan agar bercerita,” jelas Heniza.

“Dinas pun selalu siap untuk merespon dan menanggapi setiap laporan yang masuk, Kadang-kadang hal seperti ini membuat orang banyak berfikir negatif padahal belum tentu, karena kita bukan pelaku. Dia tidak akan melakukan hal tersebut tanpa ada faktor dan latar belakang dari kejadian tersebut,”ucapnya, Senin (24/6/2019).

BACA JUGA:  Satresnarkoba Polres Tuba Tangkap 32 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Dalam hal ini media sebagai sumber informasi tercepat kepada masyarakat luas untuk memberikan informasi yang berimbang yang mana jangan hanya memberitakan dia salah saja tetapi juga memberitakan faktor-faktor penyebab hal itu bisa terjadi .

Kasi Pemberdayaan Perempuan Heni menghimbau, “yang pertama hati-hati menjaga diri dan yang kedua Allah itu ada dimana-mana jadi jangan pergi dari Allah karena kunci kita hanya 1 yaitu yakin sama Allah bila sering dekat dengan Allah iman kita pun pasti bisa di jaga seperti apapun godaan yang datang,” ujarnya.(Mad)