Tekan Angka Pengangguran , Disnakertrans Berupaya Hingga Ke Kemenaker RI

75

Radartuba.com, TUBABA- Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba) untuk menekan angka pengangguran di daerah setempat. Salah satunya berkoordinasi sekaligus menjalin kerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) yang berada dibawah naungan langsung Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas- Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Kabupaten Tubaba Hasan Badri, SH baru-baru ini mengungkapkan, angka pengangguran di daerah setempat menunjukkan peningkatan, yakni 2.664 jiwa pada tahun 2017 meningkat signifikan menjadi 4.082 pada tahun 2018.”Itu berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) yang kita terima,”ungkapnya melalui Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (Bina Penta), Arum Lestari, SKM, MM, di ruang kerjanya.

Untuk itulah, dengan segala keterbatasan yang ada pihaknya terus berusaha mencari solusi, dengan harapan setidaknya dapat mengurangi angka penganguran tersebut secara bertahap. Namun menurutnya, untuk mengurangi angka pengangguran merupakan tanggungjawab bersama seluruh stakeholder terkait, termasuk pihak-pihak lain yang memiliki program kegiatan dalam upaya meminimalisir pengangguran tersebut.

“Koordinasi dengan stakeholder terkait kami lakukan. Selain itu, Disnakertrans Tubaba juga mengajukan kepada BBPLK – Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas- Kementerian Ketenagakerjaan RI agar memberikan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) melalui pelatihan boarding kepada warga usia kerja di kabupaten ini dan Alhamdulillah permohonan kami disetujui bahkan BBPLK Bekasi tahun ini memberikan kuota untuk Tubaba sebanyak 18 orang dalam pelatihan tersebut,”ulasnya.

BACA JUGA:  Winarti Kenalkan Potensi Lumbung Padi dan Penggemukan Sapi Rawapitu

Bagi masyarakat yang berminat, lanjutnya, bisa mendaftarkan diri dengan datang langsung ke Disnakertran Tubaba dan tes seleksi akan berlangsung tanggal 25 Juni 2019 dengan tim penguji langsung dari BBPLK Bekasi. “Meski kuota terbatas, namun ini menjadi peluang bagi masyarakat di Kabupaten Tubaba untuk meningkatkan keahlian mereka dalam bidang yang telah sediakan dalam pelatihan tersebut. Apalagi, peserta nantinya mendapatkan sertifikat yang dapat menjadi modal mereka kedepan, baik untuk mencari kerja  atau membuka usaha sendiri.”tukasnya.

Diketahui program pelatihan yang disiapkan untuk peserta dari Tubaba adalah, TIK/Perakitan Komputer untuk 4 orang, Elektronika/Teknisi Handphone 2 orang, Elektronika/Audio Video 4 orang, dan Elektronika / Teknik Instalasi V Sat untuk 8 orang. Pelatihan ini gratis dengan fasilitas transportasi PP, asrama, makan dan minum, pakaian kerja, asuransi, sertifikat pelatihan dan sertifikat BNSP, dengan waktu pelatihan 1,5-2 bulan di Bekasi. (ded)