Plt Bupati Mesuji Beserta Jajaran Tinjau Jembatan Putus di Jalintim

38
Plt Bupati Mesuji bersama Kapolres Mesuji didampingi Pj Sekretaris Daerah, Asisten III, Plt Camat Simpang Pematang, dan Plt Camat Way Serdang meninjau lokasi Jembatan Pematang Panggang yang ambrol. Foto Ist For Radar Tuba

Radartuba.com, MESUJI–Plt Bupati Mesuji Hi. Saply TH hadir bersama Sekretaris Daerah Indra Wijaya Kusuma, MM beserta beberapa Kepala OPD Kabupaten Mesuji, meninjau kondisi terkini Jembatan Penghubung Antara Provinsi Perbatasan Mesuji Lampung dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKi) Sumatera Selatan.
Jembatan yang mengalami ambrol tersebut berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 200 atau tepatnya di Desa Labuhan Permai Kecamatan Way Serdang, dan saat ini jalur lintas lintas timur ridak bisa dilalui karena jembatan penghubung tersebut mengalami Ambrol/Jebol pada Senin dinihari sekira Pukul 00.30 WIB.
Atas insiden ini, dua kendaran mobil truk besar yang sedang melintas terperosok pada saat terjadinya ambrol/jebol dan juga mengakibatkan kemacetan panjang hingga puluhan kilo meter.
Plt Bupati Mesuji Saply saat meinjau didampingi , Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo beserta Jajarannya, Anggota TNI Koramil Mesuji Lampung, Bina Marga Dinas PU Provinsi Lampung, Camat Simpang Pematang dan Camat Way Serdang Komang Sutiaka serta camat Mesuji OKI Sumatera Selatan.
Sebelumnya Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan bahwa jembatan tersebut jebol dari malam hari sehingga dia mengimbau kepada para pengendara dan pengguna jalan agar melalui Jalan Lintas Tengah (Jalinteng).
“Jembatan jebol itu berada di Kilometer (KM) 200 perbatasan antara Mesuji Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Mesuji Lampung,” jelasnya Kapolres Mesuji.
Dia juga sudah memerintahkan jajarannya untuk menjaga jalur tersebut terutama di lokasi jembatan yang mengalami kerusakan yaitu di kilometer 200 jalur lintas timur.
‘Jembatan tersebut saat ini tidak bisa dilalui kendaraan apa pun sehingga lumpuh total. Jajaran Satreskrim Polres Mesuji berjaga 24 jam untuk mengantisipasi adanya pemalakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya. (Mis)