PPDB 2019/2020, 90 Persen SMAN di Tubaba Terapkan Sistem Zonasi

57

Radartuba.com, TUBABA – Tiga belas Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) sudah memberlakukan Sistem Zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2019. Hal ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB. PPDB tingkat SMA Negeri se-Tubaba digelar serentak mulai hari ini (17/6) sampai 19 Juni 2019.

Sekolah tersebut antara lain SMAN 1 Tumijajar, SMAN 2 Tumijajar, SMAN 3 Tumijajar, SMAN 1 Tulang Bawang Udik, dan SMAN 2 Tulang Bawang Udik. Selanjutnya, SMAN 1 Tulang Bawang Tengah, SMAN 2 Tulang Bawang Tengah, dan SMAN 3 Tulang Bawang Tengah. Kemudian, SMAN 1 Pagar Dewa, SMAN 1 Gunung Agung, SMAN 1 Gunung Terang, SMAN 1 Way Kenanga, dan SMAN 1 Batu Putih. Sementara 2 sekolah masih diberi kebebasan untuk melaksanakan PPDB, karena keterbatasan siswa di sekolah tersebut. Yakni SMAN 4 Tumijajar dan SMAN 1 Lambu Kibang.

“Alhamdulilah dengan segala upaya pihak sekolah selaku pelaksana, tahun ini 90 persen SMA Negeri di Tubaba sudah melaksanakan PPDB dengan sistem zonasi sesuai mandat Permendikbud yang mengatur tentang PPDB. Dua sekolah belum karena keterbatasan siswa,”ungkapnya Drs. Pujiyanta, M.Pd, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Tubaba saat ditemui radartuba.com di ruang kerjanya, Senin (17/6/2019).

Dijelaskannya, berdasarkan Permendikbud tersebut, ada 3 (tiga) sistem dalam PPDB tahun pelajaran 2019/2020, yakni sistem zonasi, sistem prestasi, dan sistem perpindahan tugas orang tua.”Persentase terbesar adalah sistem zonasi, yakni 90 persen dari kuota yang akan diterima. Sistem zonasi ini didasarkan pada zona tempat tinggal calon perserta didik dengan lokasi sekolah yang dipilih yang pendaftarannya dilaksanakan dengan sistem online. Sistem ini berbasis aplikasi menggunakan google map dan bekerjasama dengan Telkomsel,”terangnya.

BACA JUGA:  PMI Tubaba Siapkan Posko Lebaran

Sementara, lanjutnya, untuk sistem prestasi terdiri dari prestasi akademik ataupun non akademik yang meliputi kejuaraan berjenjang yang dilaksanakan oleh pemerintah, kemendikbud, kemenag, pemerintah daerah, baik perseorangan atau beregu yang diperoleh dalam kurun waktu 3 tahun terkahir. Sedangkan sistem perpindahan tugas orang tua harus menyertakan surat mutasi kerja orang tua/wali.”Dua sistem ini masing-masing hanya 5 persen dari kuota. Jadi peluang terbesar memang ada di sistem zonasi,”ujarnya.

Berdasarkan Rencana PPDB TP 2019/2020 se-Tubaba dari MKKS SMA Kabupaten Tubaba, secara keseluruhan kuota PPDB sebanyak 2.126 peserta didik. Kuota ini tersebar di 15 sekolah. Antara lain, SMAN 1 Tumijajar 350 siswa, SMAN 2 Tumijajar 180, SMAN 3 Tumijajar 36, SMAN 4 Tumijajar 72. SMAN 1 Tulang Bawang Udik 96 siswa, dan SMAN 2 Tulang Bawang 216 Udik. Selanjutnya, SMAN 1 Tulang Bawang Tengah 252 siswa, SMAN 2 Tulang Bawang Tengah 180, dan SMAN 3 Tulang Bawang Tengah 96. Kemudian, SMAN 1 Pagar Dewa 216 siswa, SMAN 1 Gunung Agung 120, SMAN 1 Gunung Terang 108, SMAN 1 Lambu Kibang 72, SMAN 1 Way Kenanga 60, dan SMAN 1 Batu Putih sebanyak 72 siswa. (ded)