Terkait Sertifikasi 2013 Disdikbud Tunggu SK CO

1

Radartuba.com, KOTABUMI – Terkait tunjangan Sertifiikasi Kurang Bayar dan Lebih bayar tahun 2013, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) masih menunggu Surat Keputusan(SK) Carry Over(CO) dari Kementrian Pendidikan.
Kabid Pembinaan PTK Disdikbud Lampura Amalia Umnis mengatakan, sesuai dengan hasil Audit BPKP(Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) perwakilan Lampung, kekurangan bayar Sertifikasi pada tahun 2013 sebanyak 937 Guru dengan nilai uang Rp 4.105.309.500.000 dan kelebihan bayar 903 Guru dengan nilai Rp 1.809.104.100.”Upaya dari Disdikbud Lampura kita sudah membuat surat ke BPKP perwakilan Lampung untuk di Audit. Dan hasilnya ada 937 Guru yang kurang bayar dan 903 Guru yang kelebihan bayar. Untuk itu kita masih tunggu SK CO dari Kementrian,”ujar Amalia Umnis, kemarin(10/6).
Hasil dari Audit BPKP lanjut Amalia, sudah di serahkan ke Kementrian Pendidikan pada Juli 2017 lalu.
Dari hasil laporan itu mereka akan menindaklanjuti hasil Audit untuk di keluarkan SK CO.
Untuk menindaklanjuti kembali hal ini, rencananya dalam beberapa hari ke depan Disdikbud Lampura akan melakukan jemput bola untuk menindaklanjuti ulang jawaban Kementrian dari hasil Audit Sertiifkasi 2013 baik kurang bayar atau lebih bayar.”Kita akan berangkat lagi ke Kementrian untuk menanyakan Sertiifkasi 2013. Jawaban dari Kementrian akan kita teruskan kepada para Guru penerima,”ucapnya.
Sebelumnya masih Amalia, pada tanggal 26 Juni 2016 pihaknya sudah mengirimkan Surat ke Kementrian Pendidikan dengan Nomor 800/1563/11-LU/2016 tentang Permohonan Audit Dana TPG, hasil korrdinasi secara lisan dengan pihak kementerian menyarankan agar Disdikbud mengajukan permohonan kepada BPKP perwakikan Lampung untuk diadakan audit terhadap Tunjangan Profesi kurang bayar tahun 2013.
Selanjutnya Disdikbud mengirimkan surat pada tanggal 18 Januari 2017 yang ditujukan kepada Kepala BPKP Perwakilan Lampung dengan Nomor 800/20/13-LU/2017 tentang Permohonan Audit Dana TPG.
Lalu pada tanggal 19 Juli 2017 kembali pihak Disdikbud mendatangi Kementerian Pendidikan dan mengirimkan surat dengan Nomor 800/942/13-LU/2017 tentang hasil Audit BPKP perwakilan Lampung atas TPG TA 2013.”Kekurangan dan kelebihan bayar tersebut disebabkan karena penyaluran TPG tahun 2013 dibayarkan sesuai dengan Nominal gaji pokok yang ada di SK Dirjen.
Debagai contoh ada penerima sertifikasi yang mendapat tunjangan sebesar Rp 2 juta setiap bulannya, namun ternyata hak yang harus dibayarkan sebanyak Rp 3 juta, maka terjadi selisih antara SK Dirjen dan SK terakhir, selisih itulah yang sudah diaudit oleh BPKP dan akan dibayarkan bila SK CO dari kementerian sudah diterbitkan ,”jelasnya.
Untuk selanjutnya terus Amalia, Disdikbud Lampura akan melakukan Monev terkait kinerja para Guru penerima Tunjangan Profesi yang kinerja nya sekarang dinilai banyak yang tidak sesuai dengan tugasnya sebagai pendidik yang profesional.
Selain itu masih ada guru yang mengajar diserahkan kepada guru honorer, sementara mereka menikmati tunjangan profesinya.
Hal ini dilakukan karena pihaknya sudah mendapat banyak masukan bahwa banyak Guru penerima Sertifikasi yang jarang masuk kerja.”Tidak hanya itu aja setelah SK CO ke luar kita juga akan melakukan kerjasama dengan pihak inspektorat guna melakukan pemberitahuan pengembalia kelebihan terhadap guru-guru yang menerima kelebihan bayar,”pungkasnya.(ria)

9 Views
BACA JUGA:  Wali Murid Pertanyakan Uang Pendaftaran Ulang Yang Tidak Dikembalikan