Hadapi Lebaran, IRT Mulai Cemaskan Lonjakan Harga Sembako

29

Radartuba.com, TUBABA – Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M ini, masyarakat khususnya para ibu rumah tangga (IRT) di beberapa wilayah di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai cemas dengan kemungkinan terjadinya lonjakan harga yang signifikan terhadap sembilan bahan pokok (sembako) di pasar, baik pasar daerah (kabupaten) ataupun pasar tradisional.

Pasalnya, harga sembako biasanya perlahan selalu mengalami kenaikan, mulai dari saat menjelang bulan ramadhan tiba, hingga mendekati lebaran. Karenanya, tak sedikit dari ibu rumah tangga mengeluhkan kondisi ini mengingat pengeluaran bisa dipastikan meningkat, sementara penghasilan atau pendapatan mereka seakan berbanding terbalik.

“Kalau sekarang, khususnya sembako belum mengalami kenaikan yang signifikan. Terhitung masih standar, tapi biasanya semakin kesana (semakin dekat lebaran) nantinya harga sembako akan semakin mengalami kenaikan. Inilah yang selalu membuat cemas dan dikeluhkan ibu rumah tangga,”ungkap Imah (50), warga Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar, Senin (27/5/2019) siang.

BACA JUGA:  Pertengahan Ramadhan, Sejumlah Pasar Terpantau Mulai Ramai

Menurutnya, kebutuhan menjelang lebaran dipastikan meningkat, sebab sudah menjadi tradisi masyarakat mempersiapkan berbagai hal sebelum lebaran tiba, seperti mulai dari kebutuhan pokok hingga pakaian.”Seiring tingginya kebutuhan, pasti selalu diikuti kenaikan harga baik sembako ataupun keperluan lainnya. Tapi mau gimana lagi, setiap tahun sudah seperti ini. Kalau harapan sih, mudahan-mudahan kenaikan harga tidak signifikan,”cetusnya.

Sementara itu, Risma (43) berharap agar Pemkab Tubaba bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga sembako menjelang lebaran nanti.”Saya dengar Pemkab Tubaba tidak bisa menggelar pasar murah tahun ini. Jadi, kegiatan sidak terhadap harga sembako harus intensif dilakukan, guna mengantisipasi dan mencegah potensi permainan harga sembako oleh oknum tertentu,”pinta warga Kecamatan Tulang Bawang Udik ini. (ded)